Populer: Profil Haji Isam, Crazy Rich Kalsel; Harga Properti Jakut Tetap Tinggi

7 Oktober 2021 6:01
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Populer: Profil Haji Isam, Crazy Rich Kalsel; Harga Properti Jakut Tetap Tinggi (83941)
searchPerbesar
Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam. Foto: Instagram/@lianajhonlin12
Informasi mengenai Haji Isam menjadi salah satu berita populer di kumparanBisnis. Sebabnya, Nama Haji Isam muncul dalam persidangan kasus mafia pajak di pengadilan Tipikor, Jakarta terkait pemeriksaan pajak PT Jhonlin Baratama.
ADVERTISEMENT
Kabar populer tersebut dilengkapi informasi harga properti di Jakarta Utara (Jakut) tetap tinggi. Padahal, lokasi tersebut dikabarkan terancam tenggelam.
Berikut ini rangkuman selengkapnya berita populer kumparanBisnis sepanjang hari Rabu (6/10):
Profil Haji Isam, Crazy Rich Kalsel
Samsudin Andi Arsyad dikenal sebagai pengusaha kaya raya (crazy rich) di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumu, Provinsi Kalimantan Selatan. Bisnisnya di PT Jhonlin Group bergerak di berbagai bidang mulai dari pertambangan batu bara, perkebunan sawit, jasa pelabuhan, jasa transportasi udara, jasa keamanan, agrobisnis, hingga infrastruktur dan manufaktur.
Haji Isam memiliki rumah mewah bak istana dan koleksi mobil mewah. Acara lamaran putrinya, Liana Jhonlin dengan seorang pebalap bernama Putra, sempat ramai di media sosial karena digelar sangat mewah.
ADVERTISEMENT
Pada Pilpres 2019 lalu, Haji Isam juga pernah mendapat sorotan saat DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel membelot dari Prabowo-Sandi ke Jokowi-Ma'ruf Amin. Haji Isam disebut-sebut terkait dalam persoalan tersebut. Seperti diketahui, PAN saat itu mendukung pasangan Prabowo-Sandi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Meski sempat menjadi Ketua Dewan Penasihat PAN Kalsel, Haji Isam justru menyeberang ke kubu Jokowi-Ma'ruf. Surat Keputusan Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf tertanggal 19 Agustus 2018 menyebutkan bahwa pemilik PT Jhonlin Group ini menempati posisi sebagai Wakil Bendahara.
Harga Properti Jakut Tetap Tinggi
Ancaman Jakarta tenggelam karena permukaan tanah yang turun 10 hingga 12 sentimeter per tahun, tidak membuat harga properti di Ibu Kota terdampak. Misalnya saja di Jakarta Utara, yang menjadi kawasan dekat pesisir.
ADVERTISEMENT
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan banyak aspek yang mempengaruhi keputusan masyarakat tetap bertahan di huniannya yang sekarang. Mulai dari ikatan geografis, hingga komunitas.
Ferry menggunakan wilayah hunian padat Kelapa Gading sebagai contoh. Ia mengatakan, meski sering terkena banjir, warga Kelapa Gading tidak pernah berpikiran untuk pindah. Bahkan, warga sekitar dinilai sudah terbiasa dengan kondisi yang ada saat ini.
Sebagai lembaga penyedia layanan kajian dan analisis, Colliers mengungkap bahwa tingginya harga tanah dan properti hunian di Jakarta Utara disebabkan oleh topangan infrastruktur dan teknologi yang juga mahal.
"Aman atau tidak aman bisa dipastikan dengan teknologi. Yang saya lihat, perumahan di utara jadi lebih mahal karena infrastrukturnya juga mahal. Mereka mengatasi ini (tanah turun) dengan teknologi, jadinya lebih mahal. Akhirnya, properti dan rumah di sana jadi mahal juga," beber Director Advisory Sales Colliers International Indonesia, Monica Koesnovagril.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020