Populer: RI Jadi Negara Paling Dermawan; Gaji Bos Bank of America Dipotong

5 Februari 2023 6:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi memberi uang ke pengemis. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memberi uang ke pengemis. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Indonesia ditetapkan sebagai negara paling dermawan di dunia berdasarkan World Giving Index (WGI) 2022 yang dirilis Charities Aid Foundation (CAF), menjadi salah satu berita populer di kumparanBISNIS sepanjang Sabtu (4/2).
ADVERTISEMENT
Selain itu, berita mengenai bos Bank of America Corp (BAC.N), Brian Moynihan, terkena pemangkasan gaji hingga 6 persen karena kinerja perusahaan buruk, juga ramai dibaca publik, berikut rangkumannya.

Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan, Ungguli AS hingga Australia

WGI menentukan Indonesia sebagai negara paling dermawan dalam lima tahun berturut-turut. Tiga aspek yang dinilai yaitu menyumbangkan uang untuk amal atau donasi, menyumbangkan waktu untuk organisasi atau kerelawanan, dan membantu orang asing.
Secara total nilai indeks Indonesia kali ini mencapai 68 persen. Rinciannya yaitu aspek donasi 84 persen, aspek kerelawanan 63 persen, dan aspek membantu orang asing 58 persen.
Faktor yang mempengaruhi Indonesia kembali menjadi negara paling dermawan adalah ajaran agama yang mendorong untuk memberi dan budaya saling membantu atau gotong royong, termasuk selama pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT

Gaji Bos Bank of America Dipotong Jadi ‘Cuma’ Rp 450 Miliar

Gaji Moynihan sebagai Chief Executive Officer Bank of America saat ini atau sejak 2022 lalu menjadi USD 30 juta atau setara Rp 450 miliar. Gaji tersebut merupakan gaji tahunan.
Pada 2021, Moynihan mendapatkan gaji USD 32 juta atau sekitar Rp 481 miliar. Gaji bos BAC.N yang telah dipotong ini sudah termasuk gaji pokok dan saham terbatas senilai USD 1,5 juta.
Brian T. Moynihan, Chief Executive Officer Bank of America dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos pada 25 Januari 2013. Foto: Eric Piermont/AFP
Keputusan untuk memotong gaji Moynihan ini diambil lantaran adanya ketidakpastian ekonomi yang cukup besar. Diberitakan Reuters, laba bersih Bank of America turun 14 persen menjadi USD 27,5 miliar pada 2022.
Bank of America telah memotong dan membekukan gaji eksekutif tertinggi perusahaan dalam beberapa pekan terakhir dengan alasan kondisi ekonomi dan bisnis yang menantang.
ADVERTISEMENT