Posisi Strategis yang Ditempati Alumni Bank Mandiri, dari Dirut hingga Menteri

Keputusan Presiden Jokowi mengangkat Budi Gunadi Sadikin menjadi Menteri Kesehatan pekan lalu menambah daftar panjang eks pimpinan PT Bank Mandiri Tbk (Persero) yang menempati posisi strategis di sejumlah jabatan politis pemerintahan.
Budi merupakan mantan direktur utama di bank tersebut pada periode 2013-2016. Pengangkatan Budi sebagai Menteri Kesehatan baru sempat mengejutkan publik, sebab dia sama sekali tidak memiliki latar belakang medis dan lebih banyak berkarier di perbankan.
Selain di Mandiri, Budi juga pernah Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dan menjadi salah satu orang yang ikut memimpin divestasi saham PT Freeport Indonesia. Sebelum menjawab Menkes, jabatan terakhir yang diembannya adalah Wakil Menteri BUMN I mendampingi Erick Thohir.
Selain Budi, ada sederet 'alumni' Bank Mandiri yang kini menduduki jabatan strategis di berbagai posisi mulai dari pemerintahan hingga di banyak BUMN lainnya. Siapa saja mereka?
Kartika Wirjoatmodjo Duduki Jabatan Wamen BUMN II
Kartika Wirjoatmodjo yang diangkat Presiden Jokowi pada tahun lalu sebagai Wakil Menteri BUMN II, merupakan 'alumni' eks Bank Mandiri yang berhasil menduduki kursi di pemerintahan. Tiko, sapaan akrabnya menjadi wakil di Kementerian BUMN bersama Budi Gunadi Sadikin.
Sebelum menjadi Wamen II BUMN, Tiko merupakan Direktur Utama Mandiri. Jabatan itu diemban selama 4 tahun, mulai dari 2016 hingga 2019. Tiko terbilang muda untuk bisa menduduki jabatan sebagai wakil menteri di usianya saat ini 47 tahun.
Gantikan Budi, Pahala Mansury Jabat Wamen I BUMN
Menyusul Tiko, Pahala Mansury yang juga 'alumni' Bank Mandiri kini menduduki jabatan sebagai Wamen BUMN I. Dia menggantikan mantan bosnya saat di Mandiri yaitu Budi Gunadi Sadikin yang diangkat menjadi Menkes.
Pahala memulai kariernya di Mandiri sejak 2003. Jabatan terakhirnya di sana sebagai Direktur Finance & Treasury Bank Mandiri sebelum akhirnya diminta Menteri BUMN Rini Soemarno kala itu sebagai Dirut PT Garuda Indonesia Tbk (Persero).
Sayangnya, jabatan nomor satu di BUMN penerbangan itu tak lama. Pahala diminta mundur oleh sejumlah serikat pekerja. Dia pun dipindah oleh Rini menjadi Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero). Di masa Erick Thohir menjadi Menteri BUMN, Pahala diminta menjadi Dirut PT BTN Tbk (Persero) dan kini menjadi Wamen BUMN II.
Selain Budi, Tiko, dan Pahala yang kini menduduki kursi pemerintahan. Ada sejumlah 'alumni' Bank Mandiri yang menduduki kursi nomor satu di berbagai perusahaan negara lainnya.
Dirut BRI Sunarso
Sebelum menduduki kursi Dirut BRI, Sunarso yang merupakan lulusan IPB ini pernah berkarier lama di Bank Mandiri, saat itu bernama Bank Dagang Negara (BDN), sebelum merger dan berubah menjadi Bank Mandiri.
Di Bank Mandiri, Sunarso memang belum sempat mencicipi kursi nomor satu direksi. Tapi, dia merupakan pegawai yang berprestasi sehingga kariernya terus menanjak hingga jawaban terakhirnya di sebagai Commercial & Business Banking Bank Mandiri.
Jabatan tersebut didudukinya selama lima tahun sejak 2010. Lalu dia sempat digeser ke PT Pegadaian (Persero) dan akhirnya diminta memimpin PT BRI Tbk (Persero) hingga saat ini.
Dirut BNI Royke Tumilaar
Royke Tumilaar ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (2/9). Hal itu seiring dengan langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang merombak jajaran direksi Bank BNI.
Royke mau tak mau harus mengakhiri masa tugas dan tanggung jawabnya selama 32 tahun di Bank Mandiri. Ia sebenarnya baru saja diangkat menjadi Dirut Bank Mandiri pada 9 Desember 2020 alias 9 bulan lalu.
Sama seperti Sunarso, dia memulai karirnya di Bank Mandiri melalui BDN yang merupakan warisan Bank Mandiri, di mana jabatan terakhirnya adalah Senior Profesional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta.
Plt Dirut BTN Nixon Napitupulu
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN resmi menunjuk Nixon L.P. Napitupulu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank BTN usai Pahala N Mansury dipercaya menjadi Wamen BUMN I.
Nixon juga merupakan seorang bankir 'alumni' Bank Mandiri. Karirnya cukup lama dibangun di bank ini saat masih bernama PT Bank Ekspor Impor (Persero) yang merupakan cikal bakal Bank Mandiri.
Jabatan terakhir Nixon di Bank Mandiri pada 2015 sebagai SVP Corporate Transformation Group pada Januari-Mei 2015 dan ditugaskan menjadi Head of Tim Transisi Bank JV antara Bank Mandiri, Taspen, dan Pos Indonesia.
Dirut PLN Zulkifli Zaini
'Alumni' Bank Mandiri yang kini menduduki jabatan penting di luar BUMN perbankan adalah Zulkifli Zaini. Pada 23 Desember 2019 lalu, Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk dia sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero).
Zulkifli menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PLN yaitu Sripeni Inten Cahyani. Sebelum di PLN, Zulkifli pernah menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri dari 2010 hingga 2013, menggantikan Agus Martowardojo yang saat itu diangkat menjadi Menteri Keuangan RI.
Komut BNI Agus Martowardojo
'Alumni' Bank Mandiri juga mengisi sejumlah kursi komisaris BUMN. Salah satunya Agus Martowardojo yang diangkat menjadi Komisaris Utama BNI oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 20 Februari 2020.
Karier terakhir Agus Martowardojo di Bank Mandiri sebagai dirut sejak 2005 hingga 2010. Sebelumnya, Agus banyak berkiprah di sejumlah perbankan swasta nasional.
Selama lima tahun menjabat sebagai Dirut Mandiri, Agus diminta menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani di era kepemimpinan SBY. Tapi jabatan itu hanya diemban tiga tahun karena pada Maret 2013, dia terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2013-2018.
