Kumparan Logo

Prabowo: 20 Juta Orang Terima MBG dalam 7 Bulan, Negara Lain Butuh Belasan Tahun

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Youtube/TVR PARLEMEN
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Youtube/TVR PARLEMEN

Presiden Prabowo Subianto mengatakan sampai saat ini sudah 20 juta orang yang mendapat Makan Bergizi Gratis (MBG), terdiri dari anak sekolah hingga ibu hamil. Menurutnya, hal tersebut merupakan kerja keras berbagai pihak selama tujuh bulan ini.

"Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN) sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui sudah menerima MBG setiap hari," ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8).

Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada Kepala hingga anggota BGN yang telah melaksanakan program andalannya tersebut. Menurut Presiden, capaian MBG Indonesia tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain.

instagram embed

"Dalam tujuh bulan kita berhasil mencapai apa yang negara-negara lain butuh belasan tahun. Saya telah jumpa dengan Presiden Brasil dan mantan Presiden Brasil, Brasil butuh sebelas tahun untuk mencapai 40 juta MBG setiap hari," jelasnya.

Prabowo juga menuturkan keberhasilan MBG tersebut telah berdampak positif bagi penerima. "Walau beberapa bulan, hasil MBG mulai terasa. angka kehadiran anak di sekolah meningkat, prestasi anak-anak di sekolah meningkat. Per hari ini sudah ada 5.800 satuan pemenuhan layanan gizi di 38 provinsi," tuturnya.

Selain itu, MBG juga dinilai berhasil menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur, serta melibatkan 1 juta petani, nelayan, dan UMKM.

"MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa," tambahnya.