Prabowo Ingin Tingkatkan Biaya Pembangunan Daerah sampai ke Desa-desa

Presiden Prabowo telah meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 km di seluruh Indonesia. Dalam peresmian itu, Prabowo juga berkomitmen untuk meningkatkan biaya pembangunan daerah.
Dengan begitu, ia ingin pembangunan di daerah juga bisa mencapai tingkat desa di tahun-tahun mendatang.
“Dalam tahun-tahun yang akan datang, kita akan tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah-daerah sampai ke desa-desa,” kata Prabowo di Kabupaten Sampang, pada Selasa (23/6).
Selain itu, dengan sudah terbangunnya jalan daerah sepanjang 1.151 km yang baru ia resmikan, Prabowo juga mengingatkan soal pemanfaatan. Di samping itu, menurutnya penting untuk terus menjaga infrastruktur yang sudah terbangun.
“Saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Prabowo melihat jalan daerah memiliki peran strategis utamanya terkait dukungan untuk sektor pangan. Hal ini karena dengan adanya jalan daerah, hasil panen dari petani bisa terdistribusi.
“Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat, melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar pusat distribusi kawasan industri dan sebaliknya. Dari mana-mana menuju ke desa,” kata Prabowo.
Dengan kondisi geografis yang berbeda, Prabowo menyadari bahwa jika jalan tersedia biaya logistik atau angkut juga bisa lebih murah. Untuk itu, ia juga berkomitmen agar tidak ada lagi daerah yang tertinggal hanya karena akses.
“Saudara-saudara kita bertekad, tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas,” ujarnya.
Terkait jalan darah yang diresmikan Prabowo sepanjang 1.151 km, nilai pembangunannya mencapai Rp 5,41 triliun, terbagi ke dalam 349 proyek.
