Kumparan Logo

Prabowo Komitmen Lanjutkan Reformasi Bursa Lewat Demutualisasi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto tiba menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
 Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto tiba menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Bay Ismoyo/AFP

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus melanjutkan reformasi pasar modal. Hal itu nantinya dilakukan lewat demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan langkah itu, Prabowo juga yakin bahwa pasar modal Indonesia akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

“Kita juga akan lanjutkan reformasi pasar modal kita dengan demutualisasi pasar modal, demutualisasi akan membawa pasar modal indonesia ke standar dunia dan menjadikan pasar modal indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia,” kata Prabowo dalam Pidato Nota Keuangan 2027 di Gedung Parlemen, Jumat (14/8).

instagram embed

Di samping itu, Prabowo melihat saat ini pasar modal Indonesia merupakan hal yang penting. Hal itu karena pasar modal bisa menjadi tempat bagi perusahaan rintisan atau start up untuk memperbesar skala usaha mereka.

Selain reformasi pasar modal, Prabowo juga mengumumkan pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis. Ia yakin bursa tersebut bersama pasar modal Indonesia bisa menjadikan Indonesia lebih untung terkait komoditas-komoditas unggulannya.

“Dengan bursa mineral dan komoditas strategis dan bursa modal yang kredibel, Indonesia akan berhenti menjadi tempat, negeri tempat komoditas digali tapi harga dan keuntungannya ditentukan oleh negara lain, kita bukan hanya ingin menjadi penghasil komoditas dunia, kita harus ikut menentukan harga komoditas dunia, kita harus menjadi tempat komoditas diperdagangkan,” ujarnya.