Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1
Prabowo Minta Jokowi dan Ormas Keagamaan Jadi Pengawas BPI Danantara
15 Februari 2025 12:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Selain meminta Jokowi untuk menjadi pengawas BPI Danantara, Prabowo juga meminta Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri untuk ikut berpartisipasi mengawasi BPI Danantara.
"Saya minta semua presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di Danantara ini. Tanggal 24 Februari kita akan luncurkan Danantara," kata Prabowo di acara HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Centre (SICC), Sabtu (15/2).
Selain itu, dalam kesempatannya, Prabowo juga meminta ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk ikut membantu mengawasi Danantara yang memiliki aset jumbo itu.
"Saya juga berpikir, kalau perlu, pimpinan NU, Muhammadiyah, mungkin dari KWI ikut juga membantu mengawasi," katanya.
Sebab, BPI Danantara nantinya bakal memiliki nilai hampir USD 980 miliar atau sekitar Rp 300 triliun dengan aset under management (AUM).
ADVERTISEMENT
Kata Prabowo, BPI Danantara adalah kekuatan energi masa depan Indonesia yang harus dijaga dan diawasi dengan baik pengelolaannya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto optimistis perekonomian Indonesia akan melesat seiring dengan peresmian Danantara, proyek strategis yang digadang-gadang menjadi penggerak utama investasi dan industri nasional. Prabowo menilai keberadaan Danantara akan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.
“Kami tengah mempersiapkan peluncuran Danantara Indonesia, sovereign wealth fund terbaru kami, yang menurut evaluasi awal kami akan mengelola lebih dari USD 900 miliar aset dalam pengelolaan (AUM),” ujar Prabowo saat berbicara di International World Government Summit secara online, Kamis (13/2) dikutip Jumat (14/2).
Prabowo mengatakan, Danantara yang akan diluncurkan pada 24 Februari 2025 tersebut bakal menginvestasikan Sumber Daya Alam (SDA) dan aset negara ke dalam proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor, seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, produksi pangan, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
Dia berharap, semua proyek tersebut bisa berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.