Kumparan Logo

Prabowo: Nilai Perikanan RI USD 34 M/Tahun, Hanya 5% yang Bisa Dinikmati

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto mengungkap nilai ekonomi yang dihasilkan sektor perikanan Indonesia bisa mencapai USD 34 miliar per tahun. Namun hanya segelintir yang bisa dinikmati masyarakat.

Prabowo mengatakan, laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran bagi seluruh nelayan Indonesia. Namun menurutnya, kekayaan ini terus dikeruk pihak asing.

"Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar USD 34 miliar. Baru hanya mungkin 5 persen yang dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari tiap malam," ungkap Prabowo saat Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Prabowo, Indonesia harus membangun armada kapal ikan yang modern. Para nelayan, kata dia, membutuhkan belasan ribu kapal baru. Dia menargetkan akan ada ribuan pengadaan kapal penangkap ikan hingga 2027.

"Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kita harus mulai. Pada tahun 2027 yang akan datang kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern," jelas Prabowo.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi Susi Pudjastuti naik perahu saat pembagian perahu nelayan dan bersih-bersih pantai Pangandaran di Pelabuhan Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (11/10/2023). Foto: Adeng Bustomi/ANTARA FOTO

Prabowo pun berencana terus membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi pelabuhan dermaga, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan dan fasilitas sosial.

"Hari ini 100 kampung nelayan telah kita bangun. Target kita 1.386 kampung nelayan akan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," tandasnya.