Prabowo Soroti Produktivitas Sawit RI hingga Impor Gandum

Presiden Prabowo menyoroti produktivitas komoditas kelapa sawit Indonesia saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan bersama 261 rektor, dekan, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia di JCC, Jakarta, Jumat (26/6).
Ia mempertanyakan produktivitas kelapa sawit Indonesia yang dinilai masih di bawah Malaysia.
"Saya tanya prof-prof IPB kenapa kita tak bisa punya benih gandum kenapa kita harus impor gandum? Saya tanya. Kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produktivitas lebih tinggi dari kita? Kenapa?," kata dia.
Selain kelapa sawit, Prabowo menyayangkan Indonesia yang disebut masih belum bisa membuat mobil, termasuk belum munculnya produsen-produsen dalam negeri.
"Kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri? Saya berdiri di depan saudara-saudara, kalian yang PhD, kenapa kita tidak punya, kita beli mobil kia beli motor, 10 juta motor tiap tahun, kenapa tidak ada pabrik buatan indonesia?," jelas dia.
Meski demikian, Prabowo optimistis bahwa industri otomotif akan bisa berkembang ke depan. Sebab, dia sudah berkomitmen menggunakan mobil buatan Indonesia usai dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2024.
"Bulan-bulan pertama lumayan kecuali kalau hujan keras, sempat bocor juga itu, tapi saya kembalikan prof sigit gimana ini mobil presiden bocor? Diperbaiki. Enggak apa-apa, minimal kita mulai, kita harus berani mulai. Kita adalah negara ke-4 terbesar di dunia, kekayaan luar biasa," imbuh dia.
