Prabowo Yakin Bisa Bawa Ekonomi RI ke 8 Persen: Saya Sangat Percaya Diri

Presiden terpilih Prabowo Subianto percaya diri dapat membuat ekonomi Indonesia tumbuh 8 persen dalam dua atau tiga tahun kepemimpinannya. Bahkan dia menyebut bertekad untuk dapat mencatatkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
Hal ini diutarakan Prabowo di Qatar Economic Forum 2024 saat ditanya moderator mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Saya sangat percaya diri, saya sudah berbicara dengan ahli, sudah mempelajari angka-angkanya. Saya sangat yakin kita dapat dengan mudah mencapai 8 persen dan saya bertekad untuk melampauinya. Dalam dua tahun (atau) tiga tahun," kata Prabowo, dikutip dari laman YouTube Qatar Economic Forum, Kamis (16/5).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5,11 persen (yoy) di kuartal I 2024. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2015.
Ia melanjutkan, program yang akan menjadi andalan untuk mengejar target tersebut berkaitan dengan ketahanan pangan. Prabowo yakin, sektor pertanian dapat mengerek perekonomian di awal kepemimpinannya.
"Yang akan menjadi pendorong pertumbuhan pada tahun-tahun pertama adalah konsentrasi kita pada pertanian, pangan, produksi pangan, distribusi pangan dan energi," tambah Prabowo.
Selain itu, Prabowo juga menyebutkan akan mempercepat transisi energi. Salah satunya agar Indonesia tidak ketergantungan terhadap impor minyak, yakni dengan memanfaatkan potensi minyak sawit Indonesia dan beralih ke bahan bakar hayati atau biofuel. Sehingga Indonesia bisa memangkas impor BBM.
"Anda tahu kita merogoh USD 20 miliar setiap tahun untuk mengimpor minyak diesel. Jadi bisa Anda bayangkan penghematan yang akan kita dapatkan ketika kita beralih ke biofuel," ujar Prabowo.
Meski banyak menyinggung soal hilirisasi, namun Prabowo bilang, hilirisasi bukan program utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada masa awal pemerintahannya. Lantaran hilirisasi membutuhkan waktu yang panjang.
"Downstreaming akan memakan waktu beberapa tahun," tutupnya.
