Praktisi Marketing Ini Bongkar Strategi Le Minerale Take Over Industri AMDK

Le Minerale bisa dibilang sebagai pendatang baru di industri air minum dalam kemasan (AMDK). Ya, brand air minum lokal ini baru hadir dan mendistribusikan produknya pada 2015 di bawah PT Tirta Fresindo Jaya yang merupakan bagian dari Mayora Group.
Meski masuk di tengah dominasi perusahaan AMDK raksasa, Le Minerale sukses berkembang cepat dan menempatkan diri sebagai salah satu produk air mineral yang populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Meski masuk di tengah dominasi perusahaan AMDK raksasa, Le Minerale sukses berkembang cepat dan menempatkan diri sebagai salah satu produk air mineral yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Keberhasilan ini tentu tidak terjadi begitu saja.
Sejak awal kehadirannya, Le Minerale tidak semata menjual air minum. Praktisi marketing, Deryansha, mengungkapkan, salah satu kunci keberhasilan Le Minerale mengambil hati konsumen adalah konsistensinya membangun diferensiasi produk dengan komunikasi brand yang kuat.
Pesan “ada manis-manisnya” menjadi strategi Le Minerale untuk menciptakan pembeda dari produk AMDK lainnya. Di saat yang sama, Le Minerale juga membangun persepsi positif sebagai produk yang memiliki kandungan mineral alami dan pelopor galon bebas BPA.
Le Minerale membuktikan, strategi yang dirancang dengan cermat dapat membangun posisi yang kuat di tengah pasar yang kompetitif. Ingin lihat lebih jauh bagaimana Le Minerale merancang langkahnya dari pendatang baru menjadi salah satu penantang utama di industri AMDK Indonesia?
Yuk, simak penjelasan lengkapnya bersama praktisi marketing Deryansha di bawah ini!
