kumparan
8 Januari 2019 9:27

Presiden Bank Dunia Mundur, Memilih Bergabung di Sektor Swasta

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim saat penutupan Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua Bali, Minggu (14/10/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim hari ini mengumumkan pengunduruan dirinya. Pengumuman tersebut dilakukan secara tak terduga, sebab masa jabatan Kim baru akan berakhir pada akhir 2022.
ADVERTISEMENT
Dilansir Reuters, Selasa (8/1), pengunduran diri Kim tersebut sejalan dengan adanya perbedaan dengan Presiden Trump mengenai perubahan iklim dan kebutuhan akan sumber daya pembangunan yang lebih banyak.
Kim yang ditunjuk dua kali oleh Barack Obama tersebut mendorong pendanaan untuk proyek energi hijau dan menurunkan dukungan investasi pada tenaga batu bara. Namun Kim berusaha menghindari bentrokan publik dengan Trump, yang menjadikan sektor batu bara menjadi prioritas.
Bulan lalu, Bank Dunia mengumumkan akan menggandakan investasinya untuk melawan perubahan iklim menjadi USD 200 miliar selama lima tahun ke depan.
Kim mengatakan kepada para karyawan Bank Dunia melalui email bahwa pihaknya meninggalkan lembaga pemberi pinjaman dan donor terbesar ke negara-negara miskin tersebut mulai 1 Februari 2019.
ADVERTISEMENT
Dia kemudian akan bergabung dengan sektor swasta untuk yang berfokus pada investasi infrastruktur di negara berkembang.
"Peluang untuk bergabung dengan sektor swasta tidak terduga, tetapi saya telah menyimpulkan bahwa ini adalah jalur di mana saya akan dapat membuat dampak terbesar pada isu-isu global utama seperti perubahan iklim dan defisit infrastruktur di pasar negara berkembang," kata Kim.
World Bank (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)
Kim mengatakan perincian tentang pekerjaan barunya akan segera dirilis. Dokter dan mantan presiden Dartmouth College mengatakan dia juga akan bergabung kembali dengan dewan Partners in Health, sebuah kelompok advokasi kesehatan yang dia dirikan bersama 30 tahun lalu.
Kristalina Georgieva, yang pada 2017 menjadi Kepala Eksekutif Bank Dunia, akan berperan sebagai presiden sementara selama Kim pergi. Georgieva, warga negara Bulgaria, sebelumnya memegang jabatan senior Uni Eropa setelah melayani 15 tahun di Bank Dunia, dimulai sebagai ekonom lingkungan pada tahun 1993.
ADVERTISEMENT
Dua orang yang akrab dengan Kim mengatakan bahwa Kim akan pergi atas kemauannya sendiri dan "tidak diusir" oleh pemerintahan Trump.
Namun menurutnya, Trump akan memiliki pengaruh yang kuat dalam memilih penerus Kim karena AS memegang saham mayoritas atas hak suara Bank Dunia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan