Kumparan Logo

Produsen Sarung Tangan Ini Tawarkan Saham Perdana Rp 200-300/Lembar

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Konpers Initial Public Offering (IPO). (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers Initial Public Offering (IPO). (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk dalam waktu dekat akan mencatatkan saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menawarkan sebanyak 160 juta lembar saham atau setara dengan 21,05 persen dari total saham perseroan.

Perseroan yang bergerak di industri manufaktur cetakan sarung tangan berbahan dasar keramik ini mematok harga saham perdana di kisaran Rp 200-300 per lembar saham.

"Sebanyak 160 juta lembaran saham dengan kisaran harga Rp 200-300 jadi range yang diperoleh Rp 32-48 miliar itu akan mencukupi dari dana IPO untuk pengembangan perseroan dan bayar utang," ungkap Corporate Secretary PT Panin Sekuritas Tbk Prama Nugraha saat menggelar konferensi pers di Gedung BEI, kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (6/6).

Prama mengatakan, dana hasil IPO sebanyak 32,40 persen akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan di Tanjung Morawa, Deli Serdang. Sedangkan sisanya atau sekitar 67,60 persen akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok utang bank di PT Bank Permata.

Konpers Initial Public Offering (IPO). (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers Initial Public Offering (IPO). (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)

"Penggunaan rata-rata untuk membeli lahan dan gedung itu penting untuk ekspansi ke depannya. Untuk menaikkan kapasitas produksinya per tahunnya 10 persen," katanya.

Sementara itu, Chief Financial Officer PT Mark Dynamics Indonesia Tbk Poh Seng Hiap menjelaskan, 67,60 persen dana IPO memang akan digunakan perseroan untuk membayar pinjaman ke PT Bank Permata Tbk sebesar Rp 25 miliar.

"Pinjaman PT Bank Permata 67,6 persen dari dana IPO ini nilainya Rp 25 miliar," jelasnya

Dalam IPO ini, PT Panin Sekuritas Tbk ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi. Masa penawaran awal akan digelar pada 2-8 Juni 2017 sedangkan untuk tanggal efektifnya yaitu 20 Juni 2017. Sementara itu, masa penawaran umum dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2017 dan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2017.

"Selama hari kerja setelah Hari Raya. Distribusi saham pada 11 Juli 2017 dan pencatatan saham di BEI 12 Juli 2017," tambahnya.