Profil Nurkholisoh Ibnu, Peneliti Senior BI yang Dilantik Jadi Wamenkeu

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10). Salah satu pejabat yang dilantik adalah Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
Mengutip laman LinkedInnya, Nurkholisoh merupakan ekonom Bank Indonesia yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik, bisnis, ekonomi, dan keuangan.
Nurkholisoh menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1997–2002 dan memperoleh gelar Bachelor of Engineering.
Setelah itu, Nurkholisoh melanjutkan pendidikan Master of Science di Chalmers University of Technology, Swedia, pada 2002–2004. Ia kemudian memperoleh gelar MBA dari University of Chicago Booth School of Business pada 2010–2012.
Nurkholisoh juga menyelesaikan pendidikan PhD bidang Finance di University of Edinburgh Business School pada 2020–2025. Nurkholisoh tercatat menjabat sebagai Senior Researcher di Bank Indonesia sejak November 2024.
Dalam posisi tersebut, ia memimpin sejumlah proyek riset yang berkaitan dengan kebutuhan kebijakan bank sentral. Fokus risetnya antara lain strategi pengembangan pasar structured finance, dampak digitalisasi penyaluran bantuan sosial, serta perkembangan konsep uang di era digital.
Sebelumnya, Nurkholisoh juga pernah menjadi Senior Economist di Bank Indonesia selama sekitar 14 tahun, dari Januari 2006 hingga Desember 2019. Dalam periode tersebut, ia menempati sejumlah posisi di lingkungan Bank Indonesia dan menggeluti bidang pemerintahan serta makroekonomi.
Riwayat keterlibatannya dalam riset BI juga tercatat sejak setidaknya pertengahan 2010-an. Misalnya, namanya masuk dalam tim penyusun Quarterly Outlook on Monetary, Banking, and Payment System BI.
Di bidang riset, Nurkholisoh juga tercatat sebagai penulis sejumlah kajian Bank Indonesia. Salah satunya adalah penelitian mengenai dampak digitalisasi terhadap efektivitas penyaluran bantuan sosial, yang menggunakan data mikro sistem pembayaran.
Ia juga menjadi salah satu penulis kajian BI mengenai pengembangan pembiayaan melalui sekuritisasi aset perbankan, yang membahas kesiapan kebijakan dan pasar untuk pendalaman pembiayaan di Indonesia.
