Promosikan Produk Pangan Lokal, ID FOOD Catatkan 57,5 Miliar Transaksi

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau Holding BUMN Pangan ID FOOD berhasil mendorong peningkatan penggunaan produk pangan dalam negeri seperti minyak goreng, garam, daging sapi, ikan, beras, gula, melalui penguatan rantai pasok hulu-hilir dan transaksi penjualan.
Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi ID FOOD, Adhi Cahyono Nugroho mengungkapkan dalam waktu yang singkat, pihaknya berhasil mencatatkan sekitar 57,5 miliar realisasi transaksi serta komitmen meliputi transaksi gula, ikan beku dan produk kelautan, beras, daging sapi dan ayam, minyak goreng, garam, serta non pangan seperti karung atau kemasan plastik.
Sementara itu, dilakukan juga penandatanganan kerja sama perdagangan di antaranya terkait distribusi garam, produk pangan dan non pangan lainnya.
Adhi menuturkan, minat masyarakat untuk memilih dan mengkonsumsi produk pangan dalam negeri sangat besar. Hal ini terbukti dengan tingginya potensi transaksi yang bisa dicatatkan dalam periode singkat selama tujuh hari pelaksanaan kegiatan.
“Upaya Holding BUMN Pangan ID FOOD untuk terus memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk pangan, telah menghasilkan sejumlah transaksi dan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak seperti swasta, BUMN, BUMD, serta lembaga dan instansi,” tutur Adhi dalam tulisannya, Jumat (3/5).
Lebih lanjut Adhi mengatakan, banyak produk pangan dan non pangan ID FOOD yang telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), di antaranya Crude Palm Oil (CPO) sebagai bahan dasar minyak goreng dengan tingkat TKDN hingga 99,6 persen, gula, garam dan produk ID FOOD group lainnya.
“Kami membuka peluang bisnis untuk bekerja sama dengan mitra-mitra strategis. Produk-produk yang diproduksi holding BUMN Pangan sangat berpotensi untuk dikolaborasikan dengan UMKM. Menggunakan produk pangan dalam negeri, sama dengan mendukung peningkatan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan yang berkontribusi pada tumbuhnya ekosistem pangan nasional,” ujar Adhi.
