Proyek Halte Garapan Waskita di Area Pipa Gas Bocor Cawang Bernilai Rp 148 M

21 Juli 2022 14:03 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana Pipa Gas Bocor di Cawang, Jakarta Timur Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pipa Gas Bocor di Cawang, Jakarta Timur Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Proyek revitalisasi atau pembangunan koneksi halte busway antara Transjakarta, KRL, dan LRT Jabodebek di Cawang menyebabkan kebocoran pipa gas PGN, Rabu (20/7). Proyek tersebut digarap oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
ADVERTISEMENT
Waskita Karya ditunjuk oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menggarap proyek revitalisasi halte BRT Transjakarta paket A-4 di sejumlah titik, antara lain Dukuh Atas 1, Tosari, Juanda, dan Cikoko Stasiun Cawang.
Upaya revitalisasi bertujuan untuk peningkatan fasilitas dan juga kenyamanan para penumpang. Penunjukan tersebut berdasarkan hasil penawaran dalam proses tender dan tertuang dalam surat yang dikeluarkan PT Transportasi Jakarta perihal penunjukan penyedia jasa konstruksi pembangunan Revitalisasi Halte BRT Trans Jakarta Paket A-4.
Berdasarkan catatan kumparan, kontrak kerja ini telah ditandatangani secara sirkular oleh Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, M. Yana Aditya, dan Senior Vice President (SVP) EPC Division Waskita Karya, AS Wisnu Wijayanto, dengan nilai kontrak Rp 148 miliar. Perusahaan mendapatkan kontrak pada 21 Mei 2022.
ADVERTISEMENT
Wisnu menyambut baik penunjukan tersebut. Pasalnya, halte bus yang direvitalisasi Waskita Karya adalah titik di mana volume penumpangnya cukup membeludak dan juga menjadi tempat transit antar moda transportasi umum yang sudah terintegrasi.
Suasana Pipa Gas Bocor di Cawang, Jakarta Timur Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Wisnu mengatakan yang menjadi parameter peningkatan fasilitas adalah ruang tunggu pada sejumlah halte tersebut dikarenakan meningkatnya kapasitas penumpang Transjakarta.
“Kebutuhan untuk peningkatan fasilitas ruang tunggu adalah hal yang sangat penting untuk kenyamanan penumpang. Rencana pembangunan revitalisasi ini akan dikerjakan dalam waktu pelaksanaan 180 hari," kata Wisnu kala itu.
Dengan pengalaman Perseroan mengerjakan proyek halte busway pada koridor Kampung Rambutan-Kampung Melayu dan proyek jalan layang busway koridor Tendean-Blok M-Ciledug, Waskita optimistis dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu dan kualitas yang baik.
ADVERTISEMENT

Waskita Karya Minta Maaf atas Kebocoran Pipa Gas PGN

Adapun kebocoran pipa gas PGN mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat dan jalan ditutup. Sementara dari video yang diterima kumparan, suasana di lokasi saat kejadian cukup padat kendaraan. Kendaraan tidak ada yang bergerak termasuk bus Transjakarta.
"Sehubungan dengan bocornya pipa PGN di sekitar area Proyek Revitalisasi Halte Busway saat pekerjaan pemancangan pada Rabu 20 Juli 2022, Kami management PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku Kontraktor Pelaksana menyampaikan permohonan maaf bagi para pengguna jalan dan pengguna fasilitas umum atas kejadian ini," kata SVP Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho melalui keterangan tertulis, Rabu (20/7).
Suasana Pipa Gas Bocor di Cawang, Jakarta Timur Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Novianto menjelaskan metode kerja sudah dilakukan sesuai SOP yang ditetapkan. Pertama, melakukan joint survey bersama dengan pihak PGN pada tanggal 23 Mei 2022 untuk menentukan tracing jalur pipa gas eksisting. Kedua, telah dilakukan test pit untuk mengetahui jalur pipa PGN pada tanggal 30 Mei sampai 6 Juni 2022.
ADVERTISEMENT
"Ketiga, titik yang saat ini dilakukan pekerjaan sheetpile berada jauh dari lokasi indikasi pipa gas PGN yang sudah dilakukan joint survey bersama. Empat, saat pelaksanaan pekerjaan Waskita telah didampingi oleh pihak PGN," ujar Novianto.
"Saat ini Tim Proyek sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal ini PT PGN untuk melakukan penutupan valve, memperbaiki pipa yang bocor, serta sterilisasi area kerja," tambahnya.
Novianto memastikan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Ia mengungkapkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengaturan lalu lintas dan pemadam kebakaran untuk antisipasi terjadinya percikan api.
"Perseroan terus berkomitmen mengedepankan aspek mutu, keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh proyek. Atas kejadian ini penyelesaian proyek tetap akan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan," tutur Novianto.
ADVERTISEMENT