Kumparan Logo

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tengah Dibahas dengan China

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhub Budi Karya didampingi Dirut PT KAI Didik Hartyanto, Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi dan Dirjen Perkeretapian Kemhub Risal Wasal memantau stasiun Tegalluar, Bandung, Sabtu (28/1). Foto: Arifin Asydhad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhub Budi Karya didampingi Dirut PT KAI Didik Hartyanto, Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi dan Dirjen Perkeretapian Kemhub Risal Wasal memantau stasiun Tegalluar, Bandung, Sabtu (28/1). Foto: Arifin Asydhad/kumparan

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, mengaku proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya sedang dibahas dengan China.

"Lah itu lagi dibahas dengan Tiongkok," kata Dwiyana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/7).

Dwiyana menuturkan, belum ada pembahasan terkait estimasi dana yang dibutuhkan untuk proyek itu. Ia menyebut saat ini masih dalam proses evaluasi.

"[Estimasi anggaran] Belum, lebih ke evaluasi," ucap dia.

instagram embed

Lebih jauh, Dwiyana menjelaskan sampai saat ini belum ada uji kelayakan. Karena masih dalam tahapan prastudi kelayakan.

"[Uji kelayakan] Masih pra-feasibility study," kata Dwiyana.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa uji kelayakan dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya masih dalam pembahasan.

“Sedang [dibahas],” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pembahasan tersebut turut dibahas bersama dengan perusahaan asal China. “Lagi dibahas dengan proyek China,” pungkasnya.