PSBB Jakarta Disambut Naiknya Harga Bawang Merah hingga Beras

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB resmi berlaku di DKI Jakarta mulai hari ini, Jumat (10/4), hingga dua minggu ke depan.
Sayangnya, pembatasan aktivitas demi memitigasi virus corona itu malah dibarengi dengan melambungnya harga beberapa komoditas pangan. Seperti bawang merah yang melambung hingga Rp 51.000 per kilogram sehari sebelum kebijakan ini berlaku.
Berdasarkan info harga di infopangan.jakarta.go.id, harga bawang merah per Kamis (9/4), naik hingga Rp 2.468 dibanding harga kemarin.
Harga rata-rata bawang merah di pasar-pasar Jakarta berada di kisaran Rp 51.300 per kg. Bahkan tercatat relatif lebih tinggi dibanding harga dalam sebulan terakhir.
Sementara saudara satu komoditasnya, bawang putih, juga mengalami kenaikan walaupun tak signifikan. Yakni naik Rp 345 menjadi Rp 45.500 per kg. Angka tersebut jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Kemendag yang hanya Rp 35.000 per kg.
Selain itu, komoditas beras juga terpantau mengalami kenaikan. Beras IR I (IR 64) naik Rp 16 menjadi Rp 11.826 per kg, beras IR II (IR 64) Ramos naik Rp 25 menjadi Rp 10.920 per kg, beras IR III (IR 64) turun Rp 18 menjadi Rp 9.836 per kg.
Sedangkan beras muncul harganya Rp 12.655 per kg atau turun Rp 63. Beras IR 42/Pera dan beras Setra I/premium masing-masing turun Rp 44 dan Rp 30 menjadi Rp 12.541 dan Rp 12.606 per kg.
Bulog Pastikan Stok Beras Aman selama Pandemi Corona
Dirut Perum Bulog, Budi Waseso, memastikan pasokan yang ada saat ini di Bulog sudah mencukupi kebutuhan masyarakat.
Buwas mengatakan, pasokan beras saat ini masih ada 1,44 juta ton. Stok tersebut cukup untuk membuat masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan.
“Ketersediaan pangan dalam menghadapi pandemi COVID-19 menghadapi situasi sulit ini dapat kami sampaikan posisi stok beras masih sangat mencukupi kebutuhan penyaluran yaitu 1,44 juta ton beras yang tersebar di wilayah Indonesia per tanggal 9 April 2020,” kata Buwas saat rapat secara virtual dengan Komisi IV DPR, Kamis (9/4).
Stok tersebut terdiri atas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 1,39 juta ton dan beras komersial yang masih ada 53 ribu ton. Buwas membeberkan stok gula yang harganya belakangan ini melonjak juga masih banyak.
“Selanjutnya pangan lainnya per 9 April 2020 dapat kami sampaikan posisi stok gula di Perum Bulog mencapai 5.068 ton dan masih terus dilakukan pengadaan guna mencukupi kebutuhan gula di masyarakat,” ujar Buwas.
