PT DI Jual 2 Helikopter SAR ke Basarnas

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) meraih kontrak penjualan helikopter produksi mereka ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Penjualan ini terjadi setelah Basarnas mengajukan pengadaan dua unit helikopter medium intermediate AS365 N3+ Dauphin.
Kontrak pengadaan dua helikopter ini ditandatangani oleh Direktur Niaga PT DI, Irzal Rinaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 04 Basarnas, Marsekal Pertama TNI Hanafi. Pemesana ini juga disaksikan oleh Kepala Basarnas, M. Syaugi, di Kantor Pusat Basarnas, Jl. Angkasa No.2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Syaugi mengungkapkan rasa senanganya bisa membeli helikopter dari BUMN dalam negeri. Menurutnya ini jadi kebanggaan karena negara bisa membuat helikopter sendiri.
Pembelian ini, kata dia, untuk mendukung kinerja Basarnas di lapangan. Pembelian ini juga menjadi keseriusan Basarnas untuk mendukung kemajuan industri dirgantara dalam negeri dan keseriusan PTDI untuk membantu pemenuhan tugas pokok dan fungsi Basarnas demi menunjang operasi pencarian dan pertolongan.
“Dan mudah-mudahan dengan pengadaan helikopter, kecepatan tugas-tugas yang diberikan negara kepada kita dalam rangka operasi pencarian dan pertolongan jadi ada manfaatnya dan semakin baik serta PTDI pun bisa semakin maju. Agar PTDI dapat melaksanakan dan menyerahkan kedua helikopter tersebut sesuai ketentuan dalam Kontrak,” kata dia seperti dikutip dari akun instagram PT DI, Minggu (18/11).

Kontrak pengadaan helikopter ini merupakan yang ketiga kalinya didapatkan PT DI dari Basarnas. Sebelumnya, PT DI telah menyerahkan empat unit helikopter SAR medium Class AS365 N3+ Dauphin, pesanan Basarna. Dengan rincian dua unit helikopter diserahkan pada tanggal 18 Februari 2014 dan dua unit helikopter diserahkan pada tanggal 15 November 2016.
Helikopter medium intermediate AS365 N3+ Dauphin merupakan helikopter berukuran sedang yang telah sesuai dengan standar SAR dan coast guard. Helikopter ini dilengkapi dengan Hoist untuk menarik atau mengevakuasi korban pada sisi pintu kanan.
Helikopter ini juga dilengkapi dengan radar cuaca, serta dilengkapi Forward Looking Infrared Camera (FLIR) untuk mendukung operasional pada segala medan dan kondisi. Helikopter medium intermediate AS365 N3+ Dauphin merupakan produk kerjasama industri antara PT DI dengan Airbus Helicopters, Prancis.
Dari beberapa kali pembelian helikopter PT DI, Syaugi tidak menyebut berapa uang yang dikeluarkan Basarnas, termasuk nilai kontrak dalam pengadaan dua unit helikopter terbaru ini.
