PT HUMI Segera Melantai di BEI, Incar Dana Segar Rp 270 Miliar
·waktu baca 2 menit

PT Humpuss Maritim Tbk International Tbk (HUMI), anak usaha dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk, (HITS) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Initial Public Offering (IPO). Dalam hal ini, perusahaan mengincar dana segar hingga Rp 270 miliar.
Saat ini perusahaan tengah menggelar penjajakan masa penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung mulai hari ini, 18 Juli 2023 hingga 24 Juli 2023.
Direktur Utama HUMI, Tirta Hidayat, mengatakan bahwa IPO merupakan langkah strategis perusahaan selain untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan kinerja keuangan.
"Masuknya Humpuss Maritim ke pasar modal menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan secara transparan, terbuka untuk seluruh pemangku kepentingan," kata Tirta dalam konferensi pers daring, Selasa (18/7).
HUMI berencana melepas sebanyak-banyaknya 15 persen saham dari modal ditempatkan dan disetorkan kepada publik melalui IPO. HUMI menawarkan sebanyak-banyaknya 2,7 miliar lembar saham kepada masyarakat dengan harga Rp 100 hingga Rp 150 per lembar saham.
"Kami memiliki target pertumbuhan pendapatan 20 persen setiap tahun, dengan strategi peningkatan aset, pendapatan, dan profitabilitas, serta komitmen kami pada lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik," ujar Tirta.
Humpuss Maritim juga bersiap menerbitkan Waran Seri I sebanyak 1,3 miliar lembar atau sebesar 7,5 persen dari total jumlah saham yang disetor penuh pada saat pendaftaran penawaran umum saham perdana. Tirta Hidayat menjelaskan, Waran Seri I diberikan sebagai insentif kepada para pemegang saham yang ditawarkan.
“Setiap pemegang dua saham yang ditawarkan berhak memperoleh satu Waran Seri I. Setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perseroan yang dikeluarkan oleh portepel dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 200 setiap Waran Seri I,” jelas Tirta.
Adapun penggunaan dana IPO, sebesar 10 persen akan dipergunakan untuk kebutuhan modal kerja Perseroan dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional rutin. Sisanya, sebesar 90 persen akan digunakan untuk memperkuat equity dalam rangka pengembangan usaha.
Untuk alokasi 90 persen dari dana IPO, akan diberikan kepada entitas anak, mencakup PT PCS International, PT OTS International, PT Humpus Transportasi Curah, PT MCS International, dan PT ETSI Hutama Maritim dalam bentuk penyertaan modal.
