PT Kertas Kraft Aceh, BUMN Tempat Jokowi Dulu Bekerja, Mau Ditutup Erick Thohir

24 September 2021 8:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Dok. Kementerian BUMN
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Dok. Kementerian BUMN
ADVERTISEMENT
Menteri BUMN Erick Thohir akan menutup tujuh perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang sudah lama tidak beroperasi. Langkah ini dilakukan, agar ada keputusan pasti terhadap nasib BUMN yang sudah tak beroperasi tersebut.
ADVERTISEMENT
"Sekarang yang perlu ditutup itu ada tujuh BUMN yang memang sudah lama tidak beroperasi, ini kan kasihan juga nasib para pegawainya terkatung-katung," kata Erick Thohir dalam pernyataan resmi, Kamis (23/9).
Salah satu BUMN yang akan ditutup total itu adalah PT Kertas Kraft Aceh (Persero). BUMN ini memiliki kenangan khusus dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Jokowi pada 1985 pernah merantau ke Aceh dan bekerja di PT Kertas Kraft Aceh selama kurang lebih 2 tahun. Di pabrik kertas ini, Jokowi bekerja sebagai supervisor untuk survei hutan dan potensi bahan baku kertas.
Presiden Joko Widodo saat tinjau vaksinasi door to door di Sumatera Utara, Kamis (16/9). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
PT Kertas Kraft Aceh memang sudah lama berdarah-darah. Sudah berhenti berproduksi sejak 31 Desember 2007. Penyebabnya adalah ketiadaan pasokan bahan baku dan gas.
ADVERTISEMENT
Pabrik PT Kertas Kraft Aceh didirikan pada 21 Februari 1983 berdasarkan Surat Persetujuan Presiden Republik Indonesia No. I/PMA/1983 tanggal 12 April 1983.
Pemegang saham terbesar PT KKA adalah Pemerintah Indonesia, sebesar 96,67 persen, sedangkan sisanya sebesar 3,33 persen, dipegang oleh PT Alas Helau. PT KKA memiliki pabrik dengan kapasitas terpasang 135.000 ton per tahun yang dibangun di kawasan industri Lhokseumawe, sekitar 30 km dari kota Lhokseumawe, Aceh Utara.
Presiden Jokowi bertolak ke Aceh untuk kunjungan kerja. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Pabriknya dibangun di lahan seluas 219,2 hektare yang berlokasi Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara. BUMN ini memproduksi kantong semen untuk kebutuhan dalam negeri. Selain kantong semen, PT Kertas Kraft Aceh juga dapat memproduksi Kraft Liner Board (kertas pelapis pembuat kardus).
ADVERTISEMENT
Saat melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada 9 April 2015 untuk meresmikan beberapa proyek, Jokowi pernah menyatakan keinginannya untuk menghidupkan kembali bekas tempat kerjanya ini. "PT Kraft Aceh sudah berhenti 15 tahun agar bisa hidup kembali," ujar Jokowi saat itu.
Namun pada akhirnya, PT Kertas Kraft Aceh tak terselamatkan. Selain PT Kertas Kraft Aceh, BUMN lain yang juga segera ditutup adalah PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero).