PT PNM Terus Berdayakan Karyawan, Begini Kisah Sukses Ayu
·waktu baca 2 menit

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus melakukan pemberdayaan, baik kepada nasabah maupun karyawan sebagai garda terdepan bisnis.
Salah satu Insan PNM yang merasakan manfaat dari pemberdayaan karyawan adalah Dyah Ayu Febrianti Wabang dalam bentuk beasiswa pendidikan.
Perempuan yang akrab disapa Ayu ini bergabung menjadi Account Officer (AO) PNM sejak tahun 2018. Selama berkarier, Ayu bahkan berkesempatan bertemu Menteri BUMN, Erick Thohir, di kantor pusat PNM, Jakarta, pada 2021 silam.
Sebagai AO berprestasi, Ayu pun mendapatkan beasiswa pendidikan S1 dan mengambil jurusan manajemen di Universitas Terbuka.
Ayu menyadari jika ia mengenyam pendidikan yang lebih tinggi tentu akan membantunya mengembangkan karier dan pola pikir.
“Kuliah sambil kerja banyak sekali tantangannya, tapi kalau saya tidak menjalani kuliah ini dengan sungguh-sungguh saya yang rugi. Apalagi sejak kuliah saya jadi melihat banyak perspektif baru yang sebelumnya tidak terpikirkan,” ujar perempuan yang sudah memasuki perkuliahan semester lima tersebut.
Ayu merasa termotivasi ketika bekerja sambil berkuliah. Sebab, ia bisa langsung menerapkan apa yang dipelajarinya saat kuliah ketika bertemu dengan nasabah ultra mikro di lapangan.
“Jadi yang saya dapatkan komplet. Teori dan praktiknya bisa langsung diselaraskan,” tambahnya.
Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Karier Ayu di PNM meningkat dari AO menjadi Kepala Unit PNM Mekaar Alor Barat Laut, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ayu semakin yakin soal pentingnya pendidikan bagi generasi muda, khususnya perempuan yang telah bekerja.
Butuh usaha ekstra untuk menjalani peran ganda sebagai pekerja dan mahasiswa. Namun, Ayu terus mengingatkan teman-temannya untuk kuliah sesegera mungkin. Dengan begitu, apa yang dipelajari bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat prasejahtera.
“Biasanya kalau sudah keenakan kerja banyak ragunya untuk mulai kuliah. Makanya harus punya tekad yang kuat dan konsisten menjalaninya. Apalagi buat perempuan, nanti akan jadi ibu, pertimbangannya pasti akan lebih banyak lagi,” tutup Ayu.
Sebagai perusahaan yang telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp 19 triliun kepada nasabah (periode Januari-Maret 2023), PNM berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi ekonomi nasional, sekaligus memberikan manfaat pada sektor pendidikan.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan PNM.
