PT Sarinah Buka Cabang di Mekkah Tahun Ini

Perusahaan ritel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Sarinah (Persero), berencana melakukan ekspansi bisnisnya di luar negeri. Rencananya perseroan membidik negara Mekkah dan Hongkong.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), GNP Sugiarta Yasa, mengatakan cabang Sarinah di Mekkah rencananya akan dibuka pada akhir tahun ini. Sedangkan Sarinah cabang Hong Kong akan dibuka pada tahun depan.
"Insyaallah akhir tahun ini kita akan buka cabang juga di luar negeri (Mekkah)," kata Sugiarta di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (17/8).
Sugiarta mengatakan perusahaan memilih Mekkah, Arab Saudi, karena memiliki keterikatan emosional dengan Indonesia. Ia juga mencontohkan setiap tahunnya hampir 300 ribu masyarakat datang ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah maupun ibadah haji.
"Mekkah untuk pertama kita sebenarnya menindaklanjuti kunjungan Raja Salman. Kedua kita melihat sebagai muslim indonesia tentu punya hubungan keterikatan emosional dengan Saudi Arabia. Tentunya ini segmen market yang menarik, ya potensial untuk kita layani," ujarnya.

Menurut Sugiarta, dalam membuka cabang di Mekkah perseroan juga telah bekerja sama dengan para pengusaha lokal. Nantinya, para pengusaha lokal menyediakan infrastruktur, sedangkan Sarinah menjual produk-produk andalannya dari Indonesia.
"Nah ini seninya kita tidak melakukan investasi, kita bekerja sama dengan pengusaha lokal, mereka yang menyiapkan infrastrukturnya kita yang menyiapkan produknya kita kerja sama sehingga nanti ada di sana Sarinah di Mekkah," jelasnya.
Adapun Sarinah saat ini memiliki 18 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya, kata Sugiarta, perseroan juga akan berencana menambahkan 5 cabang dalam waktu dekat.
"Ada 18 cabang di seluruh Indonesia nanti akan buka juga cabang di luar di bandara-bandara kita akan ada penambahan kurang lebih ada total 5 cabang di Hotel-hotel," katanya.
