Kumparan Logo

PUPR Mulai Garap Tol Yogyakarta-Bawen 75 Km, Nilai Investasi Rp 14,2 T

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kementerian PUPR memulai pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen.  Foto: Kementerian PUPR
zoom-in-whitePerbesar
Kementerian PUPR memulai pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen. Foto: Kementerian PUPR

Kementerian PUPR mulai menggarap proyek infrastruktur strategis nasional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. Dimulainya proyek tol sepanjang 75,82 kilometer ini ditandai dengan groundbreaking pada Rabu (30/3).

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, pembangunan tol yang melintasi dua provinsi tersebut bakal meningkatkan konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Hedy menyebut jalan tol ini nantinya bakal terhubung dengan Tol Semarang-Solo, dan Tol Solo-Yogyakarta International Airport Kulonprogo.

"Ini akan membentuk segitiga emas yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Jogja, Solo dan Semarang," ujar Hedy dalam keterangan resmi pada Rabu (30/3).

Proyek tol ini, kata Hedy lagi, juga bakal mendukung posisi Yogyakarta di sektor industri khususnya pariwisata. Ini kemudian bakal turut mengerek perkembangan ekonomi di Pulau Jawa bagian selatan.

Kementerian PUPR memulai pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen. Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan tol menelan investasi sebesar Rp 14,26 triliun. Pelaksana proyek PT Jasamarga Jogja Bawen menjadi Badan Usaha Jalan Tol yang dibentuk konsorsium pemenang lelang.

"Konsorsium kontraktor harus melibatkan tenaga kerja lokal dan produk lokal sebanyak mungkin, sehingga dampak ekonominya sangat kuat," tutur Hedy.

Proyek jalan bebas hambatan ini bakal punya tantangan yang cukup tinggi, mengingat pembangunan harus memperhatikan kawasan cagar budaya dan kelestarian lingkungan. Ditambah juga melewati trase potensi gempa, sungai lahar dingin, hingga wilayah mata air.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol PUPR Triono Junoasmono melaporkan bahwa jalan tol ini bakal digarap dalam 6 seksi. Seksi 1 Sleman-Banyurejo (8,25 km), Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 km), Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 km), Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,26 km), Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 km), dan Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen terkoneksi Tol Semarang-Solo (5,21 km).

"Seksi 1 ditarget selesai konstruksi kuartal 4 tahun 2023. Secara keseluruhan ditarget tersambung kuartal 4 tahun 2024," ujarnya.