Kumparan Logo

PUPR Pekerjakan 70 TKA China untuk Bangun Terowongan di Tol Cisumdawu

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

Pembangunan jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 2 fase II rute Ciherang-Sumedang sepanjang 10,70 km terus berlangsung. Dalam fase ini, terdapat pula pembangunan sepasang terowongan sepanjang 472 meter.

Untuk membangun terowongan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan terdapat 70 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang dipekerjakan.

“Ini dengan loan China, ada 150 orang pekerja Indonesia untuk terowongan, China-nya ada 70,” kata Basuki di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (26/4).

Menurut dia, adanya TKA tersebut dikarenakan pendanaan pembangunan tol ini berasal dari China. Dalam pembangunan seksi 2 ini Pemerintah China menggelontorkan pinjaman sebesar Rp 3,5 triliun.

Basuki pun menjelaskan bahwa level TKA China dalam proyek ini merupakan tenaga ahli. Sebab, untuk proyek tersebut dibutuhkan keterampilan khusus. “Itu di level skill labour. Seperti untuk teknologi nya, safety engineernya, kan beda,” ujar Basuki. Secara keseluruhan, jumlah pekerja dalam proyek ini berjumlah 1202 orang.

Adanya TKA sempat menjadi isu yang ramai dibicarakan banyak pihak. Peraturan Presiden Nomer 20 Tahun 2018 yang mengatur soal TKA tersebut menuai banyak kritik. Kebijakan itu dianggap membuka keran TKA bekerja di Indonesia sehingga mengurangi lapangan kerja bagi tenaga kerja dalam negeri.