Kumparan Logo

Purbaya Bakal Naik Haji Tahun Ini: Berdoa Ekonomi Bagus, Kita Kaya Bareng-bareng

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melambaikan tangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melambaikan tangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada 2026. Di tengah ibadah tersebut, ia menyiapkan doa khusus untuk kondisi ekonomi Indonesia agar terus menguat.

“Doa supaya kita ekonominya bagus terus, pertumbuhan makin kuat, tiga tahun lagi kita kaya bareng-bareng,” kata Purbaya di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (6/5).

Purbaya menilai kinerja ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan tren positif. Ia mengungkapkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen, Indonesia mulai keluar dari pola pertumbuhan stagnan di kisaran 5 persen.

“Kalau saya bilang, kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 (persen), kan sudah dua triwulan 5,39 persen, 5,61 persen. Kita harapkan ke depan makin cepat, makin cepat, makin cepat. Kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada,” ungkap Purbaya.

Purbaya menilai capaian tersebut sebagai hasil yang signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menyebut peningkatan pertumbuhan bisa dicapai tanpa tambahan anggaran, melainkan melalui optimalisasi kebijakan yang ada.

embed from external kumparan

“Kalau saya bilang sih keajaiban ya. Dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat. Dengan hanya mindahin uang dari BI ke perbankan kan, antara itu ya, di samping program-program yang lain tentunya. Artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal,” kata Purbaya.

Ke depan, pemerintah akan terus menjaga momentum tersebut dengan menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen hingga akhir 2026. Ia optimistis strategi yang dijalankan saat ini sudah berada di jalur yang tepat, terlebih jika program-program baru mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian.

“Target APBN 5,4 persen kan, tetapi kita akan dorong ke arah 6 persen sampai akhir tahun. Kalau lihat hasilnya sekarang, sepertinya strateginya sudah membuahkan hasil,” tutur Purbaya.

video story embed