Kumparan Logo

Purbaya Dapat Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Nankai China

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers bulanan mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers bulanan mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima gelar Profesor Kehormatan (Honorary Professor) di bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China.

Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan kepemimpinan Purbaya dalam pengelolaan keuangan publik, pembangunan ekonomi, serta penguatan stabilitas sektor keuangan di kawasan Asia Tenggara.

Gelar Profesor Kehormatan tersebut diberikan secara langsung oleh Presiden (Rektor) Universitas Nankai, Prof. Chen Yulu. Dalam keputusan yang disampaikan, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Menkeu dalam mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat gelar Profesor Kehormatan di bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China. Foto: Kemenkeu.

Dalam surat resminya, Presiden Universitas Nankai juga mengundang Purbaya untuk menyampaikan kuliah kehormatan, berdialog dengan para peneliti dan akademisi, serta menghadiri seremoni penganugerahan gelar Profesor Kehormatan yang akan diselenggarakan di kampus Universitas Nankai, Tianjin, China.

Purbaya menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Universitas Nankai. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya merupakan pengakuan atas kontribusi dan capaian individu, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan China, termasuk di bidang ekonomi, keuangan, dan pendidikan.

"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia dan insan pengelola keuangan negara yang terus bekerja menjaga stabilitas ekonomi nasional. Saya meyakini bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan para pembuat kebijakan menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks," ujar Purbaya dalam keterangan resmi, Selasa (23/6).

Purbaya juga berharap penganugerahan tersebut dapat semakin memperkuat hubungan akademik dan kerja sama antara Indonesia dan China, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan riset, pendidikan, dan kebijakan ekonomi yang mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.