Kumparan Logo

Purbaya Pastikan Fungsi Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada PT DSI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tetap berjalan seperti biasa meskipun pemerintah telah membentuk BUMN ekspor baru, yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Menurutnya, fungsi pengawasan ekspor dan impor oleh Bea Cukai tidak akan hilang karena DSI hanya berperan dalam aktivitas perdagangan, sementara proses pemeriksaan dan pelaporan ekspor-impor tetap dilakukan oleh DJBC.

“Karena nanti (PT DSI) yang melakukan trading. Tapi kan export import yang meriksa Bea Cukai masih. Jadi bukan berarti fungsi bea cukai hilang,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5).

Purbaya pun mengatakan, hingga saat ini dirinya belum menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait kemungkinan perubahan peran Bea Cukai ke depan. Ia justru menegaskan pemerintah berencana memperkuat DJBC.

“Justru dia bilang kan kita perkuat Bea Cukai. (Peran Bea Cukai) masih sama, tapi akan diperbaiki lagi. Seperti dalam pidato Bapak Presiden itu, kalau nggak becus, katanya kepala (Dirjen Bea Cukai) mesti dicopot,” ucap Purbaya.

Purbaya pun mengatakan pemerintah masih menunggu arahan dari Presiden terkait isu pergantian Dirjen Bea Cukai. “Kita masih tunggu pesan politik di atas,” sebutnya.

instagram embed

Sebelumnya, PT DSI juga diusulkan untuk diawasi lintas kementerian dan lembaga (K/L). Purbaya menyebut pengawasan DSI nantinya akan lebih baik dibandingkan lembaga-lembaga sebelumnya sehingga tidak berkembang menjadi monopoli yang dapat menimbulkan masalah.

“Kalau untuk pengawasan benar katanya kita mesti taruh orang di sana termasuk dari (Kementerian) Keuangan, dari kementerian lain juga supaya tidak jadi monopoli yang seenak jidat gitu,” kata Purbaya di Istana Negara, dikutip Selasa (26/5).

Ia menilai, pengawasan di DSI nantinya akan lebih baik dibandingkan lembaga-lembaga sebelumnya sehingga tidak berkembang menjadi monopoli yang menimbulkan masalah.