Purbaya Sempat Sebal Dicopot Jadi Menkeu, Kini Ngaku Sudah Lega

Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sempat sebal saat diberhentikan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Ia digantikan oleh Suahasil Nazara pada Senin (14/9).
Kini, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku lega. Ia menyebut persoalan seperti utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bukan lagi menjadi tanggung jawabnya.
“Kan bukan gue menteri keuangannya. Alhamdulillah, selamat gue (dari utang Woosh),” ujar Purbaya saat ditanya mengenai nasib utang Whoosh usai serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9).
Purbaya sebelumnya mengungkapkan kewajiban utang proyek Whoosh akan dicicil hingga 80 tahun setelah melalui proses restrukturisasi. Dia menyebut cicilan utang tersebut berada di kisaran Rp 1 triliun atau sedikit di bawah Rp 1 triliun per tahun. Menurutnya, besaran cicilan itu masih dapat ditangani pemerintah.
Purbaya lalu mengungkapkan perasaannya saat dicopot sebagai Menkeu secara mendadak. Ia sempat sulit tidur karena memikirkan pencopotan tersebut.
“Semalam masih susah tidur, masih sebal juga toh. Sampai sekarang sudah lumayan,” kata Purbaya.
Saat diminta menegaskan apakah benar-benar merasa kesal, Purbaya mengatakan tetap memiliki perasaan sebagai manusia. “Ya ada kan gue juga orang, bukan robot,” tegasnya.
Purbaya merasa dapat kembali tidur dengan tenang setelah sertijab. Ia yakin kondisinya akan lebih baik setelah tak lagi memegang jabatan Menkeu.
“Nanti malam saya bisa tidur tenang, gitu. Semalam masih mikir-mikir, jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok sudah tenang, aman,” tutur Purbaya.
