Bisnis
·
1 Juni 2021 15:12
·
waktu baca 3 menit

Rachmat Gobel: Bangkitkan Spirit Seulawah Aceh untuk Selamatkan Garuda Indonesia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rachmat Gobel: Bangkitkan Spirit Seulawah Aceh untuk Selamatkan Garuda Indonesia (746)
searchPerbesar
Pesawat Garuda Indonesia B737-800 NG dengan desain livery pesawat dengan masker terbaru hasil karya anak negeri bertajuk "Indonesia Pride". Foto: Garuda Indonesia
Kondisi PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) tengah dalam kemelut karena bisnis perusahaan terdampak wabah corona. Sementara utang terus membengkak hingga tembus Rp 70 triliun.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini dinilai banyak pihak tidak baik bagi Garuda Indonesia. Perusahaan berpotensi pailit jika penanganannya tidak tepat.
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel menyerukan kepada semua pihak untuk bergotong royong menyelamatkan maskapai Garuda Indonesia. Menurutnya, saat ini bukan waktunya untuk menyalahkan berbagai pihak.
"Saat ini bukan waktunya berdebat salah-benar. Sekarang waktunya cancut taliwondo menyelamatkan Garuda. Bangkitkan spirit Seulawah dari Aceh," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/6).
Saat ini beredar rekaman audio Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yang sedang memberikan paparan kepada jajarannya bahwa kondisi Garuda yang sedang dibelit masalah besar. Hal ini akibat dampak pandemi dan beban utang masa lalu.
Karena itu, ia akan menawarkan program pengunduran diri secara massal untuk karyawannya. Situasi ini menyentuh Gobel untuk turun tangan mengetuk pintu hati semua rakyat Indonesia agar bersama-sama menyelamatkan Garuda.
ADVERTISEMENT
"Ini maskapai kebanggaan nasional. Garuda membawa nama bangsa dan negara. Jadi kita harus bersama-sama menyelamatkannya. Jiwa Merah Putih saya tersengat dan bangkit. Kita berdosa pada para pendiri bangsa jika kita membiarkan Garuda tutup dan bangkrut," kata Gobel.
Politikus NasDem ini menilai perlu langkah-langkah drastis dari manajemen untuk melakukan efisiensi, negosiasi dengan pihak lain yang menyewakan pesawat ke Garuda, maupun restrukturisasi utang serta suntikan khusus dari pemerintah. Tapi hal itu ia nilai tidak mencukupi.
“Perlu langkah lain yang menyangkut jiwa nasionalistik kita sebagai bangsa, seperti dulu rakyat Aceh menyumbangkan pesawat Seulawah kepada pemerintah pusat di awal kemerdekaan. Kisah heroisme dan spirit Aceh ini harus dibangkitkan lagi,” kata Gobel.
Gobel mengaku sebagai konsumen Garuda sangat nyaman menggunakan Garuda dibandingkan dengan menggunakan maskapai lain. Di masa pandemi ini, Garuda konsisten menerapkan protokol kesehatan. Tidak semua kursi dijual, tapi sengaja dikosongkan. Hal ini menurutnya berbeda dengan maskapai lain.
ADVERTISEMENT
"Hal ini menunjukkan bahwa Garuda sangat peduli pada keselamatan penumpangnya. Karena itu kita juga harus peduli kepada Garuda. Ini bukan sekadar soal konsumen dan penyedia jasa. Tapi ini soal nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan kita," ujarnya.
Rachmat Gobel: Bangkitkan Spirit Seulawah Aceh untuk Selamatkan Garuda Indonesia (747)
searchPerbesar
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel kunjungan ke pabrik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten. Foto: Krakatau Steel
Kepada para pemegang saham, Gobel meminta agar memberikan suntikan dana. Menurutnya perlu ketegasan yaitu bagi yang tak mau menyuntikkan dana, maka sahamnya terdelusi dengan sendirinya. Kementerian BUMN, katanya, harus bertindak cepat dan segera agar masalah ini tak berlarut-larut.
"Selain itu, perlu ada audit forensik terhadap kemungkinan ada korupsi dalam pengelolaan perusahaan atau ada kongkalikong dalam penyewaan pesawat sehingga sangat merugikan Garuda. Harus ada yang dimintakan pertanggungjawabannya,” tambahnya.
Gobel mengingatkan ada beberapa hal yang harus dipahami dan diseriusi oleh bangsa Indonesia, khususnya kementerian BUMN yang menjadi pembina BUMN. Pertama, ada sejumlah BUMN yang menghadapi masalah serius yang perlu disehatkan kembali. Kedua, BUMN-BUMN strategis agar tetap dijaga karena menyangkut hajat hidup orang banyak atau bersinggungan dengan ketahanan nasional.
ADVERTISEMENT
“Ini bukan semata soal bisnis. Jadi pemerintah, dalam hal ini kementerian BUMN jangan sekadar likuidasi atau suntik dana. Itu sih gampang. Ada hal-hal strategis yang harus menjadi pertimbangan. Di sini ada aspek kompetensi dan integritas pejabatnya yang menjadi semacam super CEO. Di situ tantangannya,” kata Gobel.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020