Kumparan Logo

Rachmat Gobel: Hungaria Tertarik untuk Pembangunan IKN

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, menjelaskan tentang pembangunan Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan di hadapan pimpinan DPR Hungaria. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, menjelaskan tentang pembangunan Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan di hadapan pimpinan DPR Hungaria. Foto: Dok. Istimewa

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, menjelaskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Kalimantan di hadapan pimpinan DPR Hungaria.

“IKN akan banyak memberikan manfaat strategis bagi Indonesia, khususnya untuk pemerataan ekonomi, untuk pertumbuhan ekonomi, dan untuk mengurangi beban sosial dan lingkungan bagi Jakarta dan Jawa,” kata Gobel dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (21/2).

Ia memaparkan tentang IKN karena Hungaria tertarik untuk terlibat dalam pembangunan IKN. Ada banyak hal yang mereka tawarkan, di antaranya tentang water treatment dan pembangunan lingkungan hidup.

Lebih lanjut, pemindahan IKN ke Kalimantan merupakan ide presiden pertama Indonesia Soekarno pada 1957. Namun ide itu baru bisa direalisasikan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, selama ini ekonomi Indonesia lebih banyak berkembang di Jawa, Sumatra, dan Bali. Sedangkan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara tertinggal.

“Dengan pindah ibu kota ke Kalimantan maka wilayah timur yang selama ini tertinggal akan memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang. Jadi, selain akan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi nasional, juga akan memeratakan ekonomi di kawasan timur. Saya yang mewakili Gorontalo sangat mendukung karena akan menguntungkan masyarakat Gorontalo,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel (tengah), bersama pimpinan DPR Hungaria. Foto: Dok. Istimewa

Selain itu, kata Gobel, beban Jakarta dan Jawa sudah sangat berat. Misalnya, katanya, kepadatan penduduk sangat tinggi dan lingkungan hidup yang terdesak oleh permukiman dan industri.

“Jadi ada beban sosial dan lingkungan hidup yang ditanggung Jakarta dan Jawa. Dengan pindah ibu kota, maka beban itu berkurang karena gravitasi ekonomi juga akan tumbuh di wilayah timur,” tambahnya.

Gobel mengatakan pembangunan IKN akan berwawasan lingkungan sehingga relatif tak terjadi deforestrasi. “Bahkan akan menjadi contoh dan model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal tata ruang dan pembangunan kota yang hijau. Jadi, nanti akan ditiru,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua pimpinan DPR Hungaria Olah Lajos meminta pemerintah Indonesia yang datang ke Hungaria untuk menjelaskan pembangunan IKN tersebut di hadapan pengusaha Hungaria, sehingga mereka bisa melihat peluang investasi yang bisa dilakukan pengusaha Hungaria di IKN. Menanggapi hal itu, Gobel akan mengajak atau meminta pimpinan pembangunan IKN untuk datang ke Hungaria.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, saat berkunjung ke DPR Hungaria. Foto: Dok. Istimewa

Selain itu, Gobel juga mengungkapkan peningkatan hubungan kedua negara dan kedua bangsa. Menurutnya, hubungan yang baik harus dimulai dari komunikasi yang bagus dan hubungan antar manusia kedua negara dan kedua bangsa yang baik pula.

Oleh karena itu, ia memuji kebijakan pemerintah Hungaria yang memberikan 110 beasiswa per tahun bagi mahasiswa Indonesia untuk kuliah di Hungaria.

Saat ini, hubungan ekonomi Indonesia dan Hungaria belum cukup bernilai. Namun, pada 2021, perusahaan Hungaria baru memenangkan tender senilai USD 300 juta untuk investasi pada sistem pembayaran jalan tol secara digital. “Hubungan bisnis yang baik harus dimulai dari komunikasi dan hubungan antarmanusia yang baik pula,” tuturnya.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, saat berkunjung ke DPR Hungaria. Foto: Dok. Istimewa

Hal itu ia sampaikan di hadapan pimpinan DPR Hungaria yang dipimpin wakil ketuanya, Olah Lajos. Sedangkan delegasi parlemen Indonesia, selain Gobel, adalah Heri Gunawan, Supratman Andi Agtas, Charles Meikyansyah, Dyah Roro Esti Widya Putri, Nasim Khan, dan M Hekal. Selain itu, ada juga Dirut PT Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Rachmat Hidajat.

Mereka didampingi Dubes Indonesia untuk Hungaria Dimas Wahab. Kunjungan delegasi parlemen Indonesia ke Hungaria karena diundang oleh parlemen Hungaria.