Kumparan Logo

Raffi Ahmad Kembangkan Potensi UMKM lewat Program UMKM Brilian Check

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bersama BRI Simpedes, Raffi Ahmad mengembangkan potensi UMKM di Indonesia. Foto: Youtube/RANS Entertaiment
zoom-in-whitePerbesar
Bersama BRI Simpedes, Raffi Ahmad mengembangkan potensi UMKM di Indonesia. Foto: Youtube/RANS Entertaiment

Tak hanya vlog, Raffi Ahmad juga kerap membagikan konten inspiratif lewat kanal Youtube-nya, Rans Entertainment. Baru-baru ini, kanal dengan jumlah subscriber mencapai 20,5 juta tersebut mengunggah serial UMKM Brilian Check untuk mengembangkan potensi UMKM di Indonesia.

Memang, situasi pandemi memukul telak para pelaku UMKM. Dalam sebuah survei yang dilakukan Bank Indonesia tahun 2020, hanya 12,5 persen UMKM saja yang mampu beradaptasi. Padahal, sektor ini mampu menyerap 97 persen tenaga kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan PDB.

Bersama BRI Simpedes, Raffi Ahmad berkolaborasi dengan para pebisnis untuk mengembangkan UMKM di beberapa daerah. Guna mendorong UMKM naik kelas, Raffi dan tim UMKM Brilian Check akan menyiapkan strategi bisnis yang bisa diterapkan UMKM tersebut.

Tim UMKM Brilian Check terdiri dari pemimpin program, brand designer, product designer, food expert, social media strategist, business strategist, digital marketer, dan fotografer. Dalam satu episode, biasanya Raffi mengundang 4 orang di antara mereka, bergantung pada kebutuhan UMKM yang akan dibantu.

Hingga kini, UMKM Brilian Check telah memiliki 8 episode yang diunggah. Lantas, siapa saja UMKM yang berhasil naik kelas berkat program ini? Berikut kumparan rangkum ulasannya.

1. Bakso Ikan Dimas, Jakarta

video youtube embed

Sebelumnya, UMKM ini hanya mempunyai satu gerobak kecil untuk berjualan keliling. Hal pertama yang dilakukan tim UMKM Brilian Check adalah membuat gerobak tersebut lebih besar dan memungkinkan para konsumen makan di tempat. Dengan begitu, Bakso Ikan Dimas tidak perlu berkeliling jauh untuk menjemput pelanggan.

Dalam bisnis kuliner, gizi dan rasa makanan jadi dua komponen penting. Nantinya, Bakso Ikan Dimas juga menambahkan tempe sebagai bahan baku agar kandungan gizi dalam jajanan tersebut kian lengkap.

Bakso Ikan Dimas setelah mendapatkan bantuan dari program UMKM Briliant Check. Foto: Youtube/RANS Entertaiment

Agar lebih menarik, perpaduan merah, kuning, dan orange akan menjadi warna gerobak. Untuk memperkuat identitas UMKM ini, para expert akan menambahkan ilustrasi logo pada gerobak tersebut.

2. Clothing Line Saildays, Banten

Menyasar milenial, Saidays merupakan UMKM yang bergerak di bidang fashion. Meski sudah memanfaatkan platform Instagram sebagai metode pemasaran, UMKM ini belum menjangkau banyak pelanggan.

video youtube embed

Karena itulah, tim expert membuat sebuah panduan konten Instagram. Selain mengunggah foto katalog dengan warna-warna seragam dan kualitas yang lebih tinggi, logo Saildays juga didesain ulang agar lebih jelas dan eye catching.

Toko fisik Saildays pun diubah. Teguh, pemilik Saildays, kini bisa terus bergerak dengan membuka pop up store di mana pun. Dengan pop up store ini, pelanggan di luar Banten juga dapat melihat sendiri bagaimana kualitas yang ditawarkan Saildays.

3. Kedai Kopi 157, Jakarta

Seiring meningkatnya jumlah penikmat kopi, bisnis kopi kekinian pun kian menjamur. Diperlukan strategi marketing yang tepat agar bisnis tersebut dapat bersaing.

video youtube embed

Hal itulah yang mendorong tim UMKM Brilian Check untuk membuat Kedai Kopi 157 menjadi kedai kopi keliling. Konsep yang dibawa mengadopsi gaya pada zaman Belanda, sehingga dapat melahirkan identitas brand yang unik.

Varian menu juga diperbanyak. Bila selama ini seseorang yang mempunyai kondisi intoleransi laktosa tidak bisa mengonsumsi kopi susu di pasaran, Kedai Kopi 157 akan menyajikan kopi dengan susu kedelai.

4. Asri Snack, Jakarta

Untuk menambah pemasukan rumah tangga, Made membantu suaminya berjualan makanan ringan khas Betawi yang terbuat dari tepung dan dibentuk menyerupai akar kelapa. Ibu rumah tangga tersebut memberi nama produknya dengan Asri Snack.

video youtube embed

Agar lebih mudah menarik pembeli, kemasan Asri Snack akan menampilkan ornamen khas Betawi dan didesain dengan full-print. Asri Snack juga akan dipasarkan melalui sosial media dengan foto-foto profesional. Sehingga, Made dapat mengekspansi bisnisnya ke seluruh Indonesia meski hanya dari rumah.

5. Imago Raw Honey, Jakarta

Mengonsumsi madu dinilai dapat menjaga daya tahan tubuh selama pandemi. Kali ini, UMKM Brilian Check membantu Imago Raw Honey, UMKM yang menawarkan madu hutan asli.

video youtube embed

Berbeda dengan UMKM yang lain, Imago Raw Honey akan difokuskan menjadi produk ekspor. Salah satu caranya dengan menyusun strategi digital marketing melalui website. Mulai dari tampilan hingga cara bertransaksi, tim UMKM Brilian Check akan membawa Imago Raw Honey menjangkau pasar internasional.

Tak hanya itu, para expert juga telah menyiapkan workshop terkait manfaat madu dan perkembangan bisnis ini. Harapannya, semakin banyak orang yang mengenal Imago Raw Honey.

6. Zethro, Jakarta

video youtube embed

Muhammad Haasyim memulai bisnis sepatu dari umur 18 tahun. Diberi nama Zethro, sepatu lokal ini pernah menjadi official merchandise Persija.

Meski begitu, Haasyim tidak menerima profit sesuai bayangannya. Guna mengatasi hal itu, tim UMKM Brilian Check membantu Haasyim dalam pengelolaan bisnis. Caranya, dengan memetakan target market secara lebih spesifik, memperhitungkan biaya produksi, serta pendekatan ke komunitas-komunitas futsal agar Zethro semakin dikenal.

Tak hanya itu, untuk meningkatkan penjualan, Zethro juga akan dipasarkan melalui e-commerce dengan memberi tahu keunggulan-keunggulan brand ini.

Pengembangan bisnis di Zethro. Foto: Youtube/RANS Entertaiment

7. Pasar Dongko, Bogor

Pasar Dongko merupakan pasar komunitas yang ada di Gang Kodir, Tanah Baru, Bogor. Uniknya, produk yang dijual tidak mengandung pestisida kimia, tidak menggunakan kemasan plastik, pembeli harus membawa kantong belanja atau wadah makan dan minum sendiri. Dengan begitu, Pasar Dongko dapat mendukung kelestarian lingkungan.

Agar semakin maju, tim UMKM Brilian Check mengedukasi para ibu rumah tangga Gang Kodir dalam pemanfaatan teknologi di kalangan UMKM. Selain dapat meningkatkan pendapatan, digitalisasi UMKM juga bisa didukung dengan cara ini. Mereka juga akan diajak agar semakin berdaya. Caranya, menyiapkan sebuah komunitas untuk para ibu menciptakan sesuatu.

video youtube embed

Tak hanya itu, para expert pun membantu warga untuk memaksimalkan lahan sempit dan barang bekas untuk produksi bahan pangan. Misal, memanfaatkan ember 60 liter untuk budidaya lele dan kangkung.

8. Dapur Nyonya Wigati, Depok

Ciri khas Dapur Nyonya Wigati ada pada burung puyuh frozen. Selain menjual burung puyuh, Dapur Nyonya Wigati juga menawarkan ayam ungkep, daging slice, dan telur asin.

video youtube embed

Untuk membuat UMKM kuliner ini naik kelas, tim Brilian UMKM Check mengubah kemasan Dapur Nyonya Wigati dari plastik menjadi kardus dengan desain menarik. Penggunaan warna hitam pada kemasan yang baru membuat Dapur Nyonya Wigati jadi lebih unik dan memperluas target market UMKM tersebut.

Selain itu, fakta gizi juga akan dicantumkan pada kemasannya. Sehingga, pembeli dapat mengetahui kandungan gizi dan umur simpan produk.

BRI Simpedes terus berkomitmen untuk membuat UMKM naik kelas. Tak hanya menghadirkan program Brilian UMKM Check bersama Raffi Ahmad dan para ahli brand dan pemasaran, BRI Simpedes juga menyediakan tempat menabung yang mendukung laju digitalisasi, memajukan UMKM, serta menyimpan banyak fitur tambahan.

BRI Simpedes. Foto: dok. BRI

Para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya melalui aplikasi Link UMKM yang dapat dilihat di sini, melakukan transaksi perbankan kapan pun dan di mana pun dengan layanan BRImo dan Agen BRIlink, membuka rekening online lewat BRImo, sekaligus mendapatkan asuransi dan memulai investasi.

Hanya dengan setoran awal Rp 50 ribu, pelaku UMKM dapat menerbangkan sayapnya jadi lebih jauh lagi. Untuk informasi lengkap, kunjungi website resmi BRI pada tautan ini atau menghubungi call center BRI di 14017 atau 1500017.

Nantikan program-program menarik lainnya dari BRI Simpedes, ya!

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan BRI Simpedes