Rasio Klaim Tabungan Hari Tua PT Taspen Naik Jadi 264% pada 2025

PT Taspen (Persero) menyatakan rasio klaim program Tabungan Hari Tua (THT) terus mengalami peningkatan. Direktur Utama PT Taspen, Rony Hanityo, menyatakan rasio klaim mencapai 264 persen pada 2025, naik dari 256 persen pada 2024.
Kata Rony, setiap Rp 100 premi yang diterima harus dibayarkan kembali dalam bentuk klaim sebesar Rp 264, sehingga pembayaran manfaat jauh melampaui premi yang terkumpul.
“Jadi ini nih kalau bahasa orang Betawinya itu boncos gitu loh. Tapi gimana caranya untuk menambal itu, itu menambalnya adalah pakai hasil investasi,” kata Rony dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
Meski demikian, Taspen mencatat Equivalent of Investment (EOI) sebesar 8,21 persen pada 2025, yang menunjukkan hasil investasi tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang kurang kondusif selama lima tahun terakhir.
Rony menjelaskan, sumber utama pendapatan perusahaan berasal dari premi. Namun, dibandingkan 2024, pendapatan premi pada 2025 justru mengalami penurunan.
“Nah tapi yang nolong bottomline Taspen tetap positif itu adalah hasil investasi,” sebut Rony.
Pada 2025, hasil investasi Taspen mencapai sekitar Rp 9,81 triliun, meningkat dibandingkan Rp 9,01 triliun pada 2024. Selain itu, perseroan juga memperoleh tambahan pendapatan dari pos pendapatan lain-lain, terutama berupa fee pengelolaan investasi pada program Akumulasi Iuran Pensiun.
“Untuk hasil investasi di AIP kita mendapatkan fee sebesar 6,7 persen gross atau kalau di NET, ya, 5. Itu yang menambah pendapatan Taspen,” tutur Rony.
Di sisi lain, beban klaim pada 2025 mencapai sekitar Rp 14,9 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan premi yang sekitar Rp 7,7 triliun. Rony menegaskan, ketidakseimbangan tersebut dapat ditutup oleh hasil investasi, sehingga Taspen masih mampu membukukan laba pada 2025.
“Jadi dari total pengajuan klaim tahun 2025 berapa orang sih yang kita layani gitu, ya. Itu adalah 674 ribu orang. Yang menariknya di sini 83 persen itu melalui online,” kata Rony.
