Ratusan Pengemudi Ojek Online Antre Ajukan KPR di BTN

Ratusan pengemudi ojek online Grab memadati Kantor Pusat Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta Pusat, Selasa (15/5) pagi ini. Para driver tersebut terlihat mengantre untuk mendapatkan formulir pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dari BTN. Beberapa di antaranya sibuk mengisi data diri dalam formulir tersebut.
Yudi (45), salah seorang driver Grab yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, dia dan ratusan driver lain terpilih karena dinilai sudah memenuhi persyaratan untuk bisa mengajukan KPR
“Iya ini kerja sama Grab sama BTN. Saya kepilih salah satunya,” kata Yudi kepada kumparan (kumparan.com) di Kantor Pusatt BTN, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).
Adapun beberapa persyaratan agar bisa mengajukan kredit rumah BTN antara lain minimal sudah 1 tahun menjadi mitra Grab. Yudi sudah menjadi driver Grab selama 2 tahun. Selain itu para driver juga diwajibkan membawa KTP, Kartu Keluarga, NPWP (jika ada) dan materai.
Yudi mengaku sangat senang bisa terpilih untuk mendapat kesempatan mengajukan kredit rumah, yang sudah dia impikan bersama keluarganya. Dalam program tersebut, Yudi juga dipersilakan memilih sendiri lokasi rumah yang diinginkan.
“Kayaknya dari sini (BTN) bakal disurvei. Saya milih di daerah Cibubur, yang di bawah Rp 200 juta,” katanya.
Menurut Yudi, skema cicilan yang ditawarkan cukup ringan, sekitar Rp 48.000 per hari yang dipotong langsung dari pendapatannya. Dengan cicilan tersebut, Yudi memperkirakan kredit rumah akan lunas dalam waktu 15 tahun.
Hingga pukul 10.45 WIB, terlihat pengemudi ojek online Grab masih berdatangan. Sebagian di antara mereka juga mengajak serta keluarganya. Dengan raut muka bahagia, mereka berharap pengajuan KPR bisa disetujui agar bisa memiliki rumah sendiri.
