Rekrutmen CPNS Bakal Dibuka 3 Kali dalam Setahun
·waktu baca 2 menit

Pemerintah bakal membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tiga kali dalam setahun. Hal itu dilakukan guna mengurangi kecenderungan pengisian jabatan oleh tenaga honorer di daerah.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, siklus rekrutmen yang dipercepat itu masuk dalam Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN), yang akan disahkan sebelum 28 November 2023.
"Ke depan siklus rekrutmen ASN tidak perlu setahun sekali atau dua kali atau satu kali dalam dua tahun. Tetapi ke depan akan lebih cepat jadi begitu pensiun, mungkin bisa setahun ada tiga kali siklus rekrutmen ASN," kata Anas di Istana Negara, Rabu (13/9).
Menurut mantan Bupati Banyuwangi itu, jumlah posisi yang dibuka dalam rekrutmen CPNS nantinya berdasarkan jumlah PNS yang akan pensiun. Sehingga, tugas dan fungsi abdi negara sebagai pelayan publik tidak akan mengalami kekosongan.
Selain itu, kekosongan posisi jabatan saat ini banyak diisi tenaga honorer. Hal ini pun menambah beban bagi pemerintah, karena banyak honorer yang belum juga diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meskipun sudah puluhan tahun mengabdi.
"Rekrutmen ASN selama ini kalau ada rekrutmen terhenti siklusnya harus ada ritual rekrutmen tahunan, karena kebutuhan hari ini sudah pensiun. Sementara rekrutmennya masih tahun depan atau 2 tahun lagi, maka kecenderungan di daerah mengisi dengan honorer maka muncullah sekarang honorer banyak sekali," jelasnya.
Meskipun siklus rekrutmen CPNS berjalan lebih cepat, Anas memastikan hal ini akan tetap dilakukan sesuai prosedur, berupa tahapan tes. Nantinya, proses rekrutmen CPNS juga akan diperkuat dalam aturan turunan RUU ASN.
