Resmikan Tol Manado-Bitung, Jokowi Minta Gubernur Sulut Gaet Banyak Investor

29 September 2020 16:32 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo. Foto: Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat getol membangun infrastruktur terutama jalan tol. Jokowi percaya dengan meningkatnya konektivitas antara satu tempat ke tempat lain maka akan lahir banyak peluang bisnis yang potensial.
ADVERTISEMENT
Harapan tersebut juga Jokowi sampaikan saat meresmikan Tol Manado-Bitung untuk ruas Manado-Danowudu siang tadi. Dengan adanya tol tersebut, Jokowi memerintahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar bisa menggaet investor lebih banyak khususnya ke KEK Bitung.
“Ini saya kira nanti tugasnya gubernur untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya ke Kawasan Ekonomi Khusus di Bitung,” ungkap Jokowi dalam peresmian ruas tol Manado - Danowudu secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/9).
Presiden Joko Widodo tinjau pembangunan tol Manado-Bitung, Jum'at (5/7). Foto: Fahrian SAleh/kumparan
Dengan adanya jalan tol ini, biaya logistik dari Pelabuhan Internasional Bitung dapat ditekan lebih rendah sehingga lebih efisien. Kondisi ini menurut Jokowi akan membuat daya saing meningkat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung juga dapat dikembangkan menjadi lebih maju.
“Jalan Tol Manado-Bitung ini dirancang terintegrasi dengan kawasan industri, terintegrasi dengan kawasan pariwisata di Sulawesi Utara. Sehingga akan mempercepat akses, menjadi lebih mudah dijangkau, lebih cepat dikenal dan lebih mudah dikembangkan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Seperti diketahui KEK Bitung ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dan resmi beroperasi sejak 1 April 2019. Kegiatan utamanya adalah industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik.
Total luas lahan KEK Bitung mencapai 534 ha dengan perkiraan investasi dasar yang dibutuhkan sebesar Rp 2,3 triliun. Namun, investasi dari pelaku usaha diperkirakan bisa mencapai Rp 32,9 triliun dan diharapkan bisa menyerap 34.710 tenaga kerja.