Respons Prabowo soal Kesepakatan Investasi Apple di RI

26 Februari 2025 20:03 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Prabowo resmikan Danantara di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025). Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo resmikan Danantara di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025). Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait investasi Apple di RI senilai USD 160 juta atau sekitar Rp 2,62 triliun (kurs Rp 16.380 per dolar AS).
ADVERTISEMENT
Agus mengungkapkan Prabowo menyambut baik kesepakatan antara Apple dengan Kementerian Perindustrian itu.
"Beliau (Prabowo) sangat memberikan lampu hijau terhadap apa yang sudah kita lakukan. Beliau juga paham, negosiasi satu hal, negosiasi dengan perusahaan besar," kata Agus kepada wartawan di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (26/2).
Komitmen investasi Apple tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan proposal yang sempat ditolak Kemenperin pada tahun lalu, senilai USD 100 juta. Investasi baru Apple nantinya berlangsung dalam periode tiga tahun, yakni pada 2026-2028.
"Dalam cycle baru ini kami sudah sepakat bahwa investasi inovasi Apple yang mengikuti skema 3 itu akan senilai USD 160 juta, ini bentuknya hard cash," ujar Agus.
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Kantor Kemenperin, Selasa (7/1/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Dengan memiliki investasi dengan Skema 3 atau skema inovasi, maka Apple tak diwajibkan membangun pabrik iPhone atau komponen penting iPhone lainnya di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Dia juga memastikan saat ini iPhone 16 masih belum bisa masuk ke Indonesia. Namun, sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen Apple sudah mulai diproses.
Agus memperkirakan sertifikasi TKDN Apple bakal terbit di saat Ramadan 2025. Setelah keluarnya sertifikasi, proses selanjutnya ada di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk izin edar produk Apple, utamanya iPhone 16.