Kumparan Logo

RGE dan TotalEnergies Teken Perjanjian Investasi Kembangkan PLTS dan BESS di RI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Imelda Tanoto, RGE Managing Director (kanan) dan Helle Kristoffersen, President Asia and Member of the Executive Committee, TotalEnergies (kiri) mengumumkan Perjanjian Investasi Bersama antara RGE dan TotalEnergies. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Imelda Tanoto, RGE Managing Director (kanan) dan Helle Kristoffersen, President Asia and Member of the Executive Committee, TotalEnergies (kiri) mengumumkan Perjanjian Investasi Bersama antara RGE dan TotalEnergies. Foto: Istimewa

RGE dan TotalEnergies, melalui perusahaan patungan Singa Renewables Pte Ltd (Singa), telah menandatangani perjanjian investasi bersama (Co-Investment Agreement) untuk mengembangkan, membangun, dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan penyimpanan energi baterai atau BESS (battery energy storage system).

Proyek yang berlokasi di Provinsi Riau, Indonesia, ini akan memulai fase konstruksi secara bertahap. Perjanjian Investasi Bersama antara RGE dan TotalEnergies secara resmi ditandatangani pada 28 Mei 2025 di Istana Negara dan diumumkan di hadapan Presiden Prabowo Subianto serta Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Penandatanganan ini menegaskan pentingnya proyek tersebut serta mencerminkan dukungan penuh dari pemerintah kedua negara.

"Kami mengambil langkah nyata untuk memperkuat konektivitas regional dan berkontribusi dalam percepatan transisi energi di kawasan ini. Perjanjian Investasi Bersama ini mencerminkan dukungan kami terhadap Asta Cita dengan mendukung kemandirian energi hijau dan pengembangan industri berbasis sumber daya hayati melalui fasilitas bernilai tambah tinggi. Kami berkomitmen untuk menciptakan nilai ekonomi jangka panjang bagi Indonesia melalui peningkatan investasi, pengembangan rantai nilai energi surya di Indonesia, serta penciptaan para tenaga ahli di bidang energi terbarukan," kata RGE Managing Director, Imelda Tanoto, dalam keterangannya, Rabu (28/5).

President Asia and Member of the Executive Committee TotalEnergies, Helle Kristoffersen, mengatakan proyek tenaga surya berskala besar (utility-scale project) ini menegaskan komitmen TotalEnergies dalam mendukung upaya transisi energi di wilayah ASEAN, sekaligus memastikan ketahanan energi.

"Keberadaan proyek ini diharapkan dapat mendorong pengembangan infrastruktur regional di bidang energi terbarukan sekaligus mendekatkan kita kepada visi besar ASEAN Power Grid," katanya.

Mewujudkan Industri Hijau dan Ketahanan Energi Regional

Setelah selesai dibangun, proyek ini ditargetkan akan memberikan pasokan energi terbarukan untuk konsumsi dalam negeri, guna mendukung kawasan industri hijau di Provinsi Riau, sejalan dengan upaya Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi dan dekarbonisasi sektor kunci.

Selain itu, proyek tersebut juga bisa membuka peluang ekspor energi surya ke Singapura sebagai bentuk kerja sama energi dan inisiatif energi terbarukan di ASEAN, serta mendorong nilai ekonomi dan transformasi green jobs.

Proyek ini juga diharapkan dapat menempatkan Indonesia sebagai poros energi terbarukan global melalui penciptaan tenaga kerja ahli di bidang terkait, termasuk sistem penyimpanan energi baterai, engineering, dan integrasi jaringan kelistrikan di Indonesia, serta pengembangan kemampuan rantai pasok energi surya dan penyimpanan energi di dalam negeri.

Selain itu juga diharapkan mendukung cita-cita besar ASEAN dalam hal integrasi dan kerja sama energi bersih antarnegara.