Kumparan Logo

RI Kekurangan Pupuk, Pupuk Indonesia Sebut Masih Dipenuhi Impor

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas melakukan bongkar muat pupuk bersubsidi di Gudang Pupuk Lini III Sumur Pecung, Kota Serang, Banten, Minggu (13/11/2022). Foto: PT Pupuk Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Petugas melakukan bongkar muat pupuk bersubsidi di Gudang Pupuk Lini III Sumur Pecung, Kota Serang, Banten, Minggu (13/11/2022). Foto: PT Pupuk Indonesia

Kebutuhan pupuk NPK Indonesia mencapai 13,5 juta ton, sementara kapasitas produksi dalam negeri masih 3,5 juta ton. SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana mengatakan, untuk menutup kebutuhan tersebut Indonesia masih mengandalkan pupuk impor.

"Sisanya dipenuhi oleh perusahaan pupuk swasta, baik itu produsen mapun pupuk NPK impor," kata Wijaya saat dihubungi kumparan, Senin (14/2).

Wijaya menjelaskan, kebutuhan 13,5 juta ton pupuk NPK tersebut digunakan untuk berbagai sektor, mulai dari kebutuhan pupuk subsidi, kebutuhan tanaman pangan, perkebunan dan sebagainya.

Adapun kemampuan produksi Pupuk Indonesia saat ini adalah sekitar 3,5 juta ton per tahun. Untuk meningkatkan produksinya, Pupuk Indonesia akan membangun pabrik baru di Gresik Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

"Untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk NKP, kami membangun pabrik-pabrik baru, seperti yang ada di PIM. Kami juga berencana membangun pabrik NPK baru di Gresik dan Kaltim," tandasnya.

Tahun ini Pupuk Indonesia menetapkan target total produksi secara group sebesar 19.448.225 ton, yang terdiri dari produksi pupuk mencapai 12.304.975 ton dan non-pupuk sebesar 7.143.280 ton.

Pabrik Pupuk Iskandar Muda Beroperasi Lagi Setelah 10 Tahun Mati. Foto: Dok. Pupuk Indonesia

Jokowi Minta Hidupkan 2 Pabrik Pupuk di Aceh

Pada Jumat (10/2) lalu, Presiden Jokowi meresmikan pabrik pupuk NPK milik anak perusahaan Pupuk Indonesia, PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di KEK Arun Lhoksumawe, Aceh.

Presiden mengungkap, kebutuhan pupuk Indonesia saat ini mencapai 13,5 juta ton, dan baru terpenuhi sekitar 3,5 juta ton.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan agar Menteri BUMN Erick Thohir menghidupkan kembali dua pabrik pupuk yang gulung tikar sejak 2005 silam, yakni pabrik milik PT Aceh ASEAN Fertilizer (AAF), dan milik PT PIM karena terkendala pasokan gas. Salah satunya telah diresmikan Jokowi hari ini.

"Itulah kenapa saya perintahkan ke Menteri Bumn untuk PIM dihidupkan kembali, AAF dihidupkan kembali, karena kita kekurangan pupuk, baik itu amonia, urea, maupun NPK," kata Jokowi, Jumat (10/2).

embed from external kumparan

Pabrik pupuk NPK milik PT PIM yang diresmikan Jokowi tersebut dibangun dengan biaya investasi sebesar Rp 1,7 triliun dengan kapasitas maksimal produksi mencapai 570 ribu ton untuk masing-masing pabrik PIM-I dan PIM-II.

"Dan saya senang, kebutuhan 13,5 juta ton kemudian nanti ada tambahan 570 ribu ton kali 2. Ya sedikit bisa menyelesaikan kekurangan pupuk di beberapa provinsi, untuk pupuk bersubsidi diselesaikan. Karena problem dunia sekarang adalah pupuk," kata Jo