Kumparan Logo

RI Punya BI Fast Sejak 2021, AS Baru Luncurkan Layanan Bayar Instan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Gedung Putih, Amerika Serikat.  Foto: Shutetrstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gedung Putih, Amerika Serikat. Foto: Shutetrstock

Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed meluncurkan layanan pembayaran instan yang ditunggu-tunggu sejak lama. Layanan ini bernama FedNow telah diumumkan pada hari Kamis (20//7) waktu setempat.

Mengutip Reuters, Sabtu (22//7), layanan ini bertujuan untuk memperbarui sistem pembayaran negara, sehingga orang Amerika dapat mengirim dan menerima dana dalam hitungan detik, 24 jam per hari, dan tujuh hari seminggu.

Pengerjaan FedNow dimulai sejak tahun 2019. Layanan ini akan mengurangi penyelesaian transfer tunai, sehingga membawa AS di posisi yang sama dengan Inggris, India, Brazil, serta negara Uni Eropa, di mana layanan serupa telah ada selama bertahun-tahun.

Layanan pembayaran instan juga sudah diterapkan di Indonesia berupa Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST). Layanan ini diluncurkan sejak 21 Desember 2021, dengan pembayaran menggunakan berbagai instrumen dan kanal secara real time, aman, mudah, dan beroperasi 24/7.

BCA terapkan kebijakan BI FAST, biaya transfer di myBCA kini Rp 2.500 per transaksi. Foto: BCA

Ada 41 bank dan 15 penyedia layanan bersertifikat yang berpartisipasi dalam penggunaan layanan FedNow. Sebagian bank tersebut merupakan pemberi pinjaman besar seperti JPMorgan Chase, Bank of New York Mellon dan US Bancorp, namun Fed berencana memasukkan lebih banyak bank dan koperasi kredit tahun ini.

FedNow akan bersaing dengan sistem pembayaran real-time sektor swasta termasuk jaringan RTP The Clearing House. Fitur pembayaran instan tersebut awalnya ditentang oleh bank besar, namun akhirnya banyak yang ingin berpartisipasi karena FedNow memperluas layanan yang dapat ditawarkan kepada klien.

“Bagi kami, FedNow benar-benar cara yang bagus untuk memperluas jangkauan,” kata Anu Somani, kepala utang global dan pembayaran di Bank AS.

Tidak seperti layanan pembayaran peer-to-peer Venmo atau Paypal sebagai perantara antar bank, pembayaran melalui FedNow akan diselesaikan langsung pada rekening bank sentral.

Ketua Dewan Cadangan Federal Jerome Powell berbicara pada konferensi pers setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal. Foto: AFP

The Fed juga menjalankan sistem pembayaran real-time yang disebut FedWire, namun sistem itu dicadangkan untuk skala besar. Sebagian besar pembayaran perusahaan dan hanya beroperasi selama jam kerja.

Sementara FedNow yang baru ini adalah untuk semua orang. Para analis melihat kemungkinan besar FedNow ini akan menguntungkan konsumen dan usaha kecil.

FedNow tidak akan membebankan biaya kepada konsumen, meskipun masih tidak jelas apakah bank yang berpartisipasi akan membebankan biaya terkait layanan tersebut.

embed from external kumparan