Rini Soemarno: Keluarga Saya Hidup dari Pertamina

Pertamina sebagai BUMN terbesar milik Indonesia menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi Menteri BUMN Rini Soemarno. Ia mengisahkan, ayahnya, Soemarno yang dulu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 1960 hingga 1963, pernah menjadi konsultan Pertamina.
"Mungkin direksi dan komisaris enggak ada yang tahu, dulu ayah saya pernah ada di pemerintah kemudian pensiun tinggal di Belanda, saya masih kelas 4 SD ikut tinggal di Belanda. Salah satu yang membantu kita untuk bisa tetap berada di negeri orang dan bisa terus study termasuk kakak saya, karena ayah saya mendapat kerjaan tambahan sebagai konsultan Pertamina di Belanda," kata Rini saat membuka acara Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2017 yang diikuti media termasuk kumparan (kumparan.com) di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (15/3).
Ia juga mengisahkan, kakaknya, Ari Hernanto Soemarno yang menjabat dirut Pertamina sejak 2006-2009, mengawali karier dari bawah sebagai insinyur.
"Di tahun 80-an saya menjenguk kakak saya di Bontang, waktu itu beliau masih baru memulai hidup baru menjadi engineer di Pertamina. Sementara saya baru lulus dari Amerika, saya pikir kasihan banget kakak saya di Bontang, tapi ternyata tempatnya sangat menyenangkan, dibandingkan di Jakarta. Saya melihat Pertamina telah berhasil membuat lingkungan kondusif sehingga bisa menghasilkan kualitas kerja baik. Saya terima kasih akhirnya kakak saya jadi presdir itu menunjukkan bahwa memang Pertamina memperhatikan usaha dan kerja keras setiap karyawannya," ujar Rini.
Menurutnya, setiap pekerja pasti bangga bisa bekerja di Pertamina.
"Semoga Pertamina bisa membagi pengetahuan sehingga BUMN lain yang belum punya standar sama dengan Pertamina bisa mencapai apa yang dicapai Pertamina, sehingga BUMN kita bisa menjadi kebanggaan untuk anak cucu kita," tuturnya.
