Kumparan Logo

Rini Soemarno Rombak Dewan Komisaris Bio Farma

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor Kementerian BUMN di Medan Merdeka Selatan. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kantor Kementerian BUMN di Medan Merdeka Selatan. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (RUPS) PT Bio Farma (Persero) sepakat untuk merombak Dewan Komisaris. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melalui SK-102/MBU/04/2018 secara resmi mengangkat Farid Wadjdi Husain sebagai Komisaris Utama Bio Farma serta Yuni Suryanto, Made Arya Wijaya dan Saud Usman di jajaran Komisaris.

Sebagai informasi, Farid pernah menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk periode 2013-2018 dan saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial Palang Merah Indonesia (PMI).

Menteri BUMN Rini Soemarno di Zurich.  (Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno di Zurich. (Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan)

Penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta,Jumat (20/4). Acara ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bio Farma serta pejabat dan pegawai Kementerian BUMN.

Pada kesempatan tersebut, Rini mengukuhkan pemberhentian dengan hormat, Ahmad M. Ramly, Nizar Yamani dan Paruli Lubis yang telah berakhir masa jabatannya sebagai Komisaris Bio Farma.

Melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (21/4), Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro berharap dengan penataan susunan keanggotaan Dewan Komisaris Bio Farma dapat memperkuat jajaran Dewan Komisaris Perseroan untuk mendukung kemajuan perusahaan.