Kumparan Logo

Rini Soemarno Soal Gedung Baru Kementerian BUMN: Terlihat Segar

kumparanBISNISverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung baru BUMN. Foto: Elsa Toruan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung baru BUMN. Foto: Elsa Toruan/kumparan

Kementerian BUMN kini mulai bersolek menyesuaikan generasi milenial. Salah satunya membuat commercial center yang memiliki co-working space di Gedung Kementerian BUMN.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku senang dengan tampilan baru Kementerian BUMN. Dia bilang gedung Kementerian BUMN tak lagi kumuh tapi sekarang terlihat lebih segar.

"Kan gedung juga butuh kayak kita, saya misalnya untuk terlihat segar biarpun sudah tua tapi pakai make up untuk terlihat segar, begitu juga gedung Kementerian BUMN,” kata Rini saat meresmikan Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu (5/5).

Rini pun menceritakan dirinya pernah marah-marah saat mengunjungi kantor salah satu perusahaan BUMN di Bengkulu. Kantor tersebut terlihat sangat kumuh.

Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) saat meresmikan gedung baru Kementerian BUMN. Foto: Elsa Toruan/kumparan

“Saya selalu marah-marah kalau pergi ke BUMN dimana-mana, ke Bengkulu, saya lihat kumuh. Saya marah-marah ini kenapa gedung kantornya kumuh,” kisahnya

Tak hanya di Bengkulu, Rini menilai Gedung 48 Kementerian BUMN juga kumuh. Dia pun menegur Sekretaris Menteri (Sesmen), Imam Apriyanto Putro.

“Saya katakan ke Pak Sesmen, aset kita capai Rp 8.000 triliun tapi kok gedung kita kasihan sekali, enggak representatif,” keluhnya.

Dia kemudian mencanangkan untuk merenovasi gedung lama Kementerian BUMN. Meski terhalang dana, Rini berupaya mengajak sejumlah BUMN untuk berpartisipasi.

Alhasil, renovasi pun dilakukan pada bangunan eksisting gedung Kementerian BUMN di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan total luas facade bangunan mencapai 15,68 meter persegi. Gedung ini terdiri dari 22 lantai.