Kumparan Logo

Rosan Bantah Ray Dalio Batal Gabung Danantara

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani berjalan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani berjalan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani membantah kabar batalnya konglomerat Amerika Serikat (AS), Ray Dalio untuk bergabung dengan Danantara.

Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu memastikan diskusi antara dia dengan Ray Dalio masih berjalan lancar.

“Kemarin saya baru minggu lalu ketemu timnya, adiknya (adik Ray Dalio) juga Mark Dalio (anak Ray Dalio). Kita pembicaraan berjalan lancar. Enggak (batal) enggak ada itu (pembatalan rencana investasi),” kata Rosan di Istana Negara, Rabu (28/5).

Rosan memastikan hingga kini Danantara masih menjalin komunikasi dengan tim Ray Dalio. Sehingga Ray Dalio masih tercatat sebagai penasihat Danantara.

“Iya kemarin baru minggu lalu baru ketemu sama timnya, whole tim,” tuturnya.

Senada dengan Rosan, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir juga membantah adanya pembatalan masuknya dari Ray Dalio ke tubuh Danantara.

“Kan kita sudah ngomong. Kalau dia itu kita masih komunikasi kok, kemarin bulan lalu ketemu CEO-nya, anaknya minggu lalu ketemu sama kita juga. Soal Ray kita akan omongin lah dengan yang lain-lain,” ujar Pandu dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya mengutip Bloomberg, Ray Dalio dikabarkan urung jadi penasihat Danantara berdasarkan keterangan pejabat terkait. Kabar ini berhembus setelah dua bulan Ray Dalio diumumkan menjadi penasihat Danantara.

Ray yang merupakan Pendiri Bridgewater Associates memilih untuk tidak menjadi anggota Dewan Penasihat Danantara meskipun lembaga tersebut secara terbuka mengumumkan pengangkatannya bersama empat pemimpin bisnis dan politik terkemuka lainnya pada Maret lalu.

Keluarnya Ray Dalio dari tubuh Danantara menjadi sebuah kemunduran dari inisiatif andalan Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat ia mencoba untuk meningkatkan perekonomian.

Selain Ray Dalio, beberapa tokoh asing lain juga masuk diumumkan masuk ke dalam tubuh Danantara, mulai ekonom Jeffrey Sachs, Pensiunan Manajer Dana Chapman Taylor, mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, dan mantan Kepala Credit Suisse Group AG untuk Asia Helman Sitohang.

Hingga saat ini Dalio belum buka suara soal namanya yang masuk jadi Dewan Penasihat Danantara.