Rosan Ungkap Alasan Pilih Luke Thomas Pimpin PT DSI: Kerjanya Baik di Danantara
·waktu baca 2 menit

CEO Danantara Rosan Roeslani membeberkan alasan penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI).
Menurut Rosan, WN Australia yang lama berkarier di PT Vale Indonesia itu punya sepak terjang bagus untuk memimpin BUMN ekspor yang baru saja dibentuk.
"Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga, dan dia kan sangat memahami juga," ujar Rosan di Istana Negara, Jumat (22/5).
Menurut Rosan, selain berpengalaman di perusahaan multinasional, Thomas juga memiliki pasangan warga negara Indonesia.
"Pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale dan dia pun bisa Bahasa Indonesia juga, memang istrinya orang Indonesia," ujarnya.
"Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman tradingnya ada, mineralsnya ada. Jadi pimpinan di banyak perusahaan mineral, dan networkingnya juga baik dan yang paling penting kita lihat selama ini juga di Danantara kerjanya juga sangat-sangat baik," sambung Rosan.
Sementara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menganggap penunjukan tersebut sepenuhnya urusan Danantara.
"Itu internal Danantara. Kita tidak berkomentar tapi kita berharap bahwa segera bisa dibentuk manajemen yang solid," ujar Airlangga juga di Istana Negara.
Berdasarkan informasi dari akun Linkedin pribadi Luke Thomas Mahony, ia adalah seorang eksekutif pertambangan berpengalaman yang memiliki rekam jejak di tambang terbuka (open cut) maupun bawah tanah (underground) pada berbagai komoditas dan wilayah lintas benua.
Luke Thomas menggambarkan dirinya memiliki kemampuan komersial yang kuat, dengan keahlian di bidang manajemen risiko, pengelolaan operasional, perencanaan, teknik, proyek, keberlanjutan, evaluasi investasi, serta strategi bisnis.
Luke Thomas lama berkarier di PT Vale Indonesia. Memulai karier pada level general manager pada 2014, sampai menjadi Chief Strategy and Technical Officer sejak 2024. Kemudian sejak September 2025, dia menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia.
