Kumparan Logo

RUPS Vale Indonesia Tebar Dividen USD 45,6 Juta, 60 Persen dari Laba 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Power Plant PT Vale Indonesia (INCO) di Sorowako. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Power Plant PT Vale Indonesia (INCO) di Sorowako. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Emiten pertambangan nikel, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), membagikan dividen tunai senilai USD 45.638.211 atau setara 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, Selasa (2/6). Para pemegang saham menyetujui seluruh enam mata acara yang diajukan, termasuk pembagian dividen dan perombakan jajaran komisaris.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan di tengah tantangan industri global, perusahaan menjaga kinerja operasional yang solid dan melanjutkan transformasi menuju perusahaan tambang mineral kritis yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL kami mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (2/6).

Sepanjang tahun 2025, Vale Indonesia membukukan peningkatan laba bersih sebesar 32 persen menjadi USD 76 juta, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 4 persen menjadi USD 990 juta, EBITDA sebesar USD 228 juta, dan unit cash cost of sales nikel matte yang relatif terjaga.

Para pemegang saham menyetujui total dividen tunai sebesar USD 45.638.211, mewakili rasio pembayaran sebesar 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang akan didistribusikan kepada pemegang saham yang terdaftar pada tanggal pencatatan 12 Juni 2026, dengan tanggal pembayaran 26 Juni 2026.

Sementara sisa keuntungan bersih perseroan akan kemudian dicatat sebagai laba yang tertahan untuk mendukung perkembangan operasional perseroan.

instagram embed

Selain itu, RUPST menerima pengunduran diri Emily Olson sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris. Sebagai penggantinya, para pemegang saham menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, dan Adam MacMillan sebagai Komisaris.

Terakhir, RUPST menyetujui penunjukan Yusron Fauzan dan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota PricewaterhouseCoopers) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai auditor independen untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2026 serta audit laporan keuangan lainnya jika diperlukan.

Susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris Vale

Direksi

  • Presiden Direktur dan Chief Executive Officer: Bernardus Irmanto

  • Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar

  • Direktur dan Chief Human Capital Officer: Heriyanto Agung Putra

  • Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah

  • Direktur dan Chief Financial Officer: Rizky Andhika Putra

  • Direktur dan Chief Project Officer: Muhammad Asril

  • Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer: Slamet Sugiharto

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: F.S. Multhazar

  • Wakil Presiden Komisaris: Kristina Gauthier

  • Komisaris: Patricia Renee Pegues

  • Komisaris: Adam MacMillan

  • Komisaris: M. Jasman Panjaitan

  • Komisaris: Katherina Anggela Oendun

  • Komisaris: Shiro Imai

  • Komisaris Independen: Rudiantara

  • Komisaris Independen: Retno Marsudi

  • Komisaris Independen: Marita Alisjahbana