Saham Anak Usaha Garuda (GMFI) Keluar dari Papan FCA Usai Umumkan Laba Tumbuh
·waktu baca 2 menit

Saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mendapat sentimen positif secara fundamental, setelah perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang membaik sepanjang tahun buku 2025.
Perbaikan ini sejalan dengan keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencabut status pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) terhadap saham GMFI efektif 31 Maret 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi BEI, GMFI dinyatakan keluar dari papan pemantauan khusus karena telah memenuhi kriteria perbaikan, khususnya terkait kondisi ekuitas.
Berdasarkan laporan keuangan 2025, GMFI berhasil membukukan ekuitas positif sebesar USD 114,5 juta per akhir Desember tahun lalu.
Perseroan mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 33,94 juta sepanjang 2025, lebih tinggi ketimbang perolehan laba 2024 yang sebesar USD 26,90 juta.
Per 31 Desember 2025, GMFI mengantongi pendapatan sebesar USD 491,88 juta. Angka ini melesat sebesar 16,77 persen secara tahunan daripada periode sebelumnya sebesar USD 421,22 juta.
Meski secara fundamental menunjukkan perbaikan, pergerakan saham GMFI dalam jangka pendek masih berada dalam tekanan. Pada perdagangan Selasa (31/3) pukul 11.08 WIB, saham GMFI berada di level Rp 68, turun 9 poin atau -11,69 persen.
Secara intraday, saham sempat bergerak di kisaran Rp 84 sebelum mengalami tren penurunan bertahap dan cenderung sideways di area Rp 66-69 hingga penutupan.
