Ditopang Saham Teknologi, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi
ยทwaktu baca 3 menit

Indeks-indeks utama pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup pada level rekor tertinggi pada Jumat (29/5) dan membukukan kenaikan mingguan maupun bulanan.
Penguatan ini didorong oleh hasil kinerja Dell yang mengangkat saham-saham teknologi, sementara investor masih menantikan rincian potensi kesepakatan antara AS dan Iran.
Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 363,37 poin atau 0,72 persen menjadi 51.032,34. Indeks S&P 500 menguat 16,44 poin atau 0,22 persen menjadi 7.580,07, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 55,15 poin atau 0,21 persen menjadi 26.972,62.
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan melalui unggahan di media sosial bahwa dirinya akan mengambil keputusan final terkait kesepakatan dengan Iran pada Jumat (29/5).
Sebelumnya, Teheran mengatakan mereka menginginkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan, terkait kemungkinan tercapainya negosiasi tersebut.
Saham Dell Technologies melonjak 32,8 persen setelah perusahaan menaikkan proyeksi laba dan pendapatan setahun penuh pada Kamis (28/5). Sektor teknologi menguat 1,87 persen, didukung kenaikan saham-saham semikonduktor.
Saham perusahaan sejenis, yakni Hewlett Packard Enterprise dan Super Micro Computer, masing-masing naik 12,6 persen dan 11,6 persen. Sementara itu, saham Microsoft menguat 5,4 persen.
Indeks jasa perangkat lunak juga melonjak lebih dari 6 persen dan berhasil menghapus seluruh kerugian sejak akhir Januari, ketika kekhawatiran mengenai disrupsi kecerdasan buatan (AI) sempat membebani sektor tersebut.
Sebelumnya pada sesi perdagangan, ketiga indeks utama sempat mencetak rekor tertinggi intraday, didorong optimisme baru terhadap AI dan pertumbuhan laba perusahaan yang kuat, meskipun masih terdapat kekhawatiran mengenai dampak perang Iran terhadap inflasi dan perekonomian global.
Indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 turun 0,6 persen. Dalam sepekan, S&P 500 naik 1,43 persen, Nasdaq menguat 2,39 persen, dan Dow Jones bertambah 0,9 persen. Sementara itu, Russell 2000 naik 1,72 persen.
Secara bulanan sejak 30 April, S&P 500 menguat 5,15 persen, Nasdaq melonjak 8,36 persen, dan Dow Jones naik 2,78 persen. Russell 2000 juga menguat 4,24 persen.
S&P 500 mencatat kenaikan mingguan selama sembilan pekan berturut-turut, yang menjadi rekor reli mingguan terpanjang sejak Desember 2023.
Di Nasdaq, sebanyak 2.378 saham naik dan 2.486 saham turun, sehingga saham yang melemah sedikit lebih banyak dibanding yang menguat dengan rasio 1,05 banding 1.
S&P 500 mencatat 27 saham yang mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu dan 12 saham yang menyentuh level terendah baru. Sementara itu, Nasdaq Composite mencatat 125 level tertinggi baru dan 54 level terendah baru.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 23,9 miliar saham, lebih tinggi dibanding rata-rata 19,36 miliar saham per sesi dalam 20 hari perdagangan terakhir.
