Saham Twitter Anjlok 7 Persen Imbas Elon Musk Batal Akuisisi USD 44 Miliar
·waktu baca 2 menit

Saham Twitter anjlok pada pembukaan perdagangan saham wall street, Senin (11/7) waktu setempat. Hal ini tak lain lantaran Elon Musk yang batal mengakusisi Twitter senilai USD 44 miliar atau setara Rp 658 triliun.
Adapun saat ini terpantau, saham Twitter telah anjlok lebih dari 7 persen ke level USD 34,22 per sahamnya. Atas anjloknya saham itu, setidaknya nilai pasar Twitter hilang sebesar USD 1,8 miliar.
Pelemahan Twitter yang dalam ini menyebabkan indeks Nasdaq turun hingga 1,78 persen .
Sementara itu, saham Tesla, perusahaan mobil listrik milik Elon Musk juga ikut melemah, tak sedalam Twitter yakni, 4 persen.
Pada hari Jumat, pengacara Elon Musk memberi tahu dewan Twitter bahwa dia ingin membatalkan kesepakatan akuisisi. Alasannya, Elon Musk mempermasalahkan bot dan akun palsu di Twitter dan mengatakan perusahaan tidak jujur tentang seberapa banyak aktivitas di layanan itu asli.
Twitter, di sisi lain, mengatakan telah memberi Musk informasi yang dia butuhkan untuk menilai klaimnya bahwa akun spam hanya 5 persen dari pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi, termasuk apa yang disebut firehose, aliran harian waktu nyata tanpa filter. tweet.
Ketua dewan Twitter, Bret Taylor, mengatakan perusahaan akan melakukan tindakan hukum di Pengadilan Kanser Delaware untuk menegakkan perjanjian tersebut.
Twitter dan Elon Musk pun akan menghadapi pertempuran pengadilan yang berlarut-larut, menurut pengacara. Musk juga bisa dihadapkan dengan membayar biaya perpisahan USD 1 miliar untuk pergi.
Musk adalah salah satu pengguna Twitter paling populer, dengan lebih dari 100 juta pengikut. Dia menggunakan situs media sosial untuk segala hal mulai dari komunikasi korporat untuk berbagai perusahaannya.
