Said Didu Soal Rektor UI Mundur dari Dewan Komisaris BRI: Tetap Diberi Sanksi

22 Juli 2021 14:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Said Didu Soal Rektor UI Mundur dari Dewan Komisaris BRI: Tetap Diberi Sanksi (143303)
searchPerbesar
Saksi dari kuasa hukum BPN, Said Didu, saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, mengundurkan diri dari jabatan Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Pengunduran diri Ari Kuncoro disampaikan ke Kementerian BUMN.
ADVERTISEMENT
Pengamat BUMN yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menganggap mundurnya Ari sudah terlambat. Menurutnya, Ari sudah terlanjur membuat masalah.
“Saya pikir keburu bikin masalah, tapi jauh lebih baik mundur daripada terlambat dan walaupun mundur bahwa pelanggaran yang dilakukan harus tetap diusut. Walaupun dia mundur bukan berarti menghilangkan pelanggarannya, tetap pelanggarannya harus diberi sanksi,” kata Said saat dihubungi, Kamis (22/7).
Said menjelaskan apabila mengangkat direksi atau komisaris tetapi cacat hukum, maka keputusan tersebut tidak sah. Apabila tidak sah, kata Said, berarti semua yang sudah diterima menjadi tidak sah dan harus dikembalikan.
“Apabila yang diterima tidak sah paling sedikit ya mengembalikan, paling sedikit itu sanksi paling ringan. Iya gaji yang sudah didapat, apapun yang sudah didapat, fasilitas, apa tantiem itu dikembalikan semua karena itu tidak sah,” ujar Said.
ADVERTISEMENT
Said merasa rangkap jabatan yang dilakukan Ari Kuncoro sudah menjadi preseden buruk. Ia mengatakan Rektor UI tersebut sudah mengubah posisi UI sebagai kampus perjuangan rakyat menjadi kampus perjuangan kepentingan petinggi UI.
“Baru kali ini ada Rektor UI yang mau jadi Komisaris BUMN, baru kali ini. Mereka (rektor dulu) enggak mau karena itu pilar perjuangan rakyat. Jadi (sekarang) kampus perjuangan rakyat berubah menjadi kampus perjuangan pimpinan UI,” tutur Said.
“Sangat buruk dan saya sangat sayangkan tokoh-tokoh MWA yang tokoh-tokoh terkenal itu lalai melihat masalah ini, sangat saya sayangkan,” tambahnya.
Dikutip dari keterbukaan informasi BRI di Bursa Efek Indonesia (BEI), disampaikan bahwa Kementerian BUMN telah menerima surat pengunduran diri tersebut.
"Kementerian BUMN telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak tanggal 21 Juli 2021," demikian dikutip Kamis (22/7).
ADVERTISEMENT
Mengenai pengunduran diri Rektor UI, Ari Kuncoro tersebut, BRI akan menindaklanjuti sesuai ketentuan prosedur yang berlaku.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020